Jakarta (tutur.co.id) — Wali Kota Madiun Maidi tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta Selatan, Senin malam, setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik KPK.
Maidi turun dari mobil warna gelap, memakai jaket biru dengan dikawal petugas. Ia turun dari kendaraan dan langsung menuju ruang pemeriksaan. Sorot kamera wartawan merekam momen kedatangan kepala daerah tersebut di markas lembaga antirasuah.
Meski singkat, Maidi sempat menyampaikan pernyataan kepada awak media. “Saya tidak akan pernah lelah untuk membangun Kota Madiun. Doakan saya selalu sehat, ya,” kata Maidi sebelum memasuki gedung KPK.
Selain Maidi, delapan orang lain turut dibawa ke Jakarta. Mereka diduga terlibat dalam perkara yang tengah didalami penyidik KPK terkait praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun Provinsi Jawa Timur.
Secara keseluruhan, KPK mengamankan 14 orang dalam operasi senyap ini. Sebagian masih diperiksa di Madiun, sementara lainnya menjalani pemeriksaan intensif di Jakarta untuk pendalaman peran dan aliran dana.
Hingga Senin malam, KPK belum menetapkan status hukum para pihak yang diamankan. Penyidik memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status Maidi dan pihak-pihak lain hasil OTT tersebut.

