Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
  • Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab
  • Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Tak Sekadar Ziarah, Inilah Makna di Balik Kuthomoro Keraton Yogyakarta

Tak Sekadar Ziarah, Inilah Makna di Balik Kuthomoro Keraton Yogyakarta

Daerah Galuh Parantri02 Februari 2026 / 11:05 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Prosesi ritual Kintunan Dalem Kuthomoro Keraton Yogyakarta Senin, 2 Februari 2026 (Foto: Instagram Kratonjogja)
Prosesi ritual Kintunan Dalem Kuthomoro Keraton Yogyakarta Senin, 2 Februari 2026 (Foto: Instagram Kratonjogja)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Yogyakarta (tutur.co.id)- Di tengah hiruk-pikuk persiapan warga Yogyakarta menyambut bulan suci Ramadan, ada sebuah pemandangan syahdu yang rutin berlangsung di balik gerbang putih Keraton Yogyakarta. Sejumlah Abdi Dalem berpakaian peranakan lengkap, membawa kotak kayu dan rangkaian bunga keluar dari Bangsal Sri Manganti. Mereka adalah Utusan Dalem yang mengemban tugas suci dalam ritual Kuthomoro.

Dari siaran langsung akun Instagram Keraton Yogyakarta, prosesi Kintunan Dalem Kuthomoro Dal 1959 diselenggarakan hari ini, Senin (2/2/2026).

Bagi masyarakat Jawa, Nyadran mungkin identik dengan bersih-bersih makam keluarga. Namun, di level kerajaan, Kuthomoro adalah protokol spiritual yang jauh lebih mendalam. Berikut adalah 5 makna unik di balik ritual Kuthomoro:

Representasi Kehadiran Sultan
Mengutip data dari situs resmi Kratonjogja.id, para Abdi Dalem yang diberangkatkan merupakan representasi langsung dari Sri Sultan. Kehadiran mereka di makam-makam leluhur secara simbolis dianggap sebagai kehadiran “Ngarsa Dalem” sendiri untuk melaksanakan ibadah ziarah dan penghormatan.

“Peti Entek” dan Simbol Keharuman Doa
Salah satu ikon dalam prosesi ini adalah kotak kayu yang disebut Peti Entek. Di dalamnya tersimpan Ubarampe (perlengkapan) berupa:

  • Sekar (Bunga): Mawar, melati, dan kenanga yang melambangkan keharusan manusia untuk selalu menebar kebaikan.
  • Minyak Wangi: Simbol doa-doa yang dipanjatkan agar senantiasa harum di hadapan Tuhan.
  • Lamin: Kain penutup nampan bunga sebagai simbol kesopanan dan kesakralan.

Menghubungkan Simpul Sejarah Mataram
Ritual ini dilakukan di beberapa tempat. Para Utusan Dalem berpencar menuju makam-makam kunci yang menjadi fondasi Kerajaan Mataram Islam. Berdasarkan catatan sejarah Keraton, rute utama yang akan dijalankan meliputi:

  • Pajimatan Imogiri: Tempat makam para sultan.
  • Makam Kotagede: Tempat peristirahatan pendiri Mataram.
  • Makam Nurul Huda: Serta berbagai makam leluhur lainnya di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Baca Juga  Infografis: Potensi Cuaca Ekstrem Indonesia 21-26 Januari 2026

Manifestasi “Sangkan Paraning Dumadi”
Kuthomoro dilaksanakan pada bulan Ruwah (Sya’ban). Dalam filosofi Jawa, ini adalah momen untuk merenungkan Sangkan Paraning Dumadi—asal-usul dan tujuan akhir hidup. Dengan berziarah, Keraton memberikan teladan tentang pentingnya menghormati akar budaya sebelum memasuki bulan puasa yang suci.

Doa untuk Ketenteraman Rakyat
Meskipun ritual ini dilakukan oleh pihak internal Keraton Yogyakarta, namun tujuannya bersifat universal. Doa-doa yang dipanjatkan melalui Kuthomoro mencakup permohonan agar seluruh wilayah Yogyakarta dijauhkan dari marabahaya dan rakyatnya senantiasa diberikan kesejahteraan.

jogja Keraton keraton yogyakarta prosesi keraton
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHujan Sedang Lebat di Sejumlah Wilayah Yogyakarta, 2 Februari 2026
Next Article Surplus Neraca Perdagangan Indonesia 2025 Tembus US$41,05 Miliar

Berita Lainnya

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

15 Juli 2026 / 02:08 WIB

Update Kasus Dokter Icha, Sikap 3 Partai hingga Pemeriksaan 32 Saksi di Polda NTT

14 Juli 2026 / 11:57 WIB

Misi Mencekam di Langit Papua: Tiga Helikopter Tempur Evakuasi Jasad Pilot AS yang Tewas Ditembak KKB

03 Juli 2026 / 10:23 WIB

KKB Bakar Pesawat di Yahokimo, Pilot Dikabarkan Tewas di Lokasi

02 Juli 2026 / 17:06 WIB

Gubernur Jakarta: Gembok Cinta Tepat di Depan Gedung KPK

02 Juli 2026 / 11:14 WIB

Kloter Terakhir Haji 2026 Tiba, Bandara Adi Soemarmo Catat OTP 80 Persen

01 Juli 2026 / 15:51 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Banjir Tak Hanya Merendam Rumah, Tapi Juga Mengganggu Kesehatan Mental

Tia Syifa Ademira25 Januari 2026 / 09:18 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.