Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Pengacara Tewas Jatuh dari Lantai 46, Diduga Kerabat Hotman Paris Hutapea
  • KPK Ingatkan Inspektorat Melek Awasi Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 T
  • IRGC Pamerkan Dampak Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara AS Yordania
  • Pertamina Perkuat Layanan Avtur di Bandara SMB II Palembang
  • Pemerintah Gelontorkan Rp209 Miliar, Penyeberangan Perintis NTT Kembali Normal
  • Meski Hotman Minta Maaf, PWI Sebut Unsur Pidana Tidak Hilang
  • IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi saham CGS International
  • IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Simak Rekomendasi Saham VKTR, PADI, dan RAJA
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»Prabowo Tangkis ‘Psywar’ Lembaga Rating Global: Jangan Takut-takuti Indonesia!

Prabowo Tangkis ‘Psywar’ Lembaga Rating Global: Jangan Takut-takuti Indonesia!

Finance Toto Pribadi20 Juli 2026 / 23:22 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Sidang Kabinet Paripurna
Presiden Prabowo Subianto pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Senin 20 Juli 2026 (Foto: Tutur/Antara/Galih Pradipta)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak akan goyah oleh upaya yang disebutnya “menakut-nakuti” terkait penilaian lembaga rating global. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam taklimatnya saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Sorotan tajam ini keluar setelah beberapa lembaga pemeringkat internasional sempat memberikan sinyal akan menurunkan skor investasi Indonesia. Sentimen negatif tersebut muncul sebagai respons atas kebijakan berani pemerintah yang mewajibkan ekspor komoditas strategis melalui satu pintu, yakni lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

“Tadinya kita ditakut-takuti, ada rating agency, global rating agency, nanti akan kasih rapor jelek Indonesia. Kita akan diturunkan (rankingnya) supaya nanti enggak ada yang mau invest di Indonesia. Sudah-sudah, bukan kita takut,” tegas Prabowo di hadapan seluruh anggota Kabinet Merah Putih.

S&P Malah Beri Sinyal Positif
Meski sempat dibayangi proyeksi negatif, kenyataan di lapangan justru berbicara sebaliknya. Lembaga pemeringkat ternama, Standard & Poor’s (S&P), justru mengapresiasi langkah strategis Indonesia. S&P menilai kebijakan satu pintu tersebut sebagai langkah tepat yang berpotensi mendongkrak pendapatan (revenue) negara.

S&P secara resmi mempertahankan outlook Indonesia pada level stabil (stable) dengan rating BBB/A-2 (investment grade), berkat pemulihan penerimaan negara dan kinerja ekspor yang terus membaik. Kontras dengan S&P, dua lembaga rating besar lainnya, Moody’s dan Fitch, enunjukkan sikap yang lebih konservatif dalam penilaian beberapa bulan terakhir.

Berdikari pada Fundamental Ekonomi
Terlepas dari dinamika angka yang diberikan oleh lembaga asing, Presiden Prabowo mengingatkan jajarannya agar tidak mendewakan penilaian luar negeri. Kunci utama kedaulatan bangsa adalah percaya pada kekuatan fiskal dan fundamental dalam negeri.

“Bukan kita selalu harus puas dengan rating bangsa lain. Sekali lagi saudara-saudara, percaya kepada kekuatan kita sendiri. Kita hidup di dunia global, tetapi kita harus percaya kepadalembaga kekuatan kita sendiri,” ujar Prabowo.

Baca Juga  Belanda vs Swedia: Alarm Bahaya De Oranje

Fokus pada Tiga Pilar Utama
Presiden menegaskan bahwa fokus utama pemerintah bukan sekadar mengejar angka rapor dari lembaga asing, melainkan memperkuat tiga hajat hidup mendasar rakyat yakni memastikan ketersediaan dan ketahanan pangan nasional, menjaga pasokan energi yang kuat dan mandiri serta mengoptimalkan manajemen sumber daya air yang melimpah.

Prabowo optimistis, dengan fundamental yang kokoh pada ketiga sektor tersebut, Indonesia cepat atau lambat akan diakui oleh dunia.

“Apapun terjadi, kita sekarang pangan aman, energi cukup kuat, air kita berlimpah-limpah tinggal management-nya. Kita sudah mulai dipandang, dan kita akan buktikan, saya yakin dan percaya, kita akan jadi lumbung pangan dunia,” pungkasnya.

headline iklim investasi Indonesia Investasi lembaga rating global Presiden Prabowo Subianto rapat kabinet
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTak Terima Kalah! Pemain Argentina Mengamuk Usai Final Piala Dunia 2026
Next Article Poin-poin Evaluasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Apa Saja?

Berita Lainnya

Pengacara Tewas Jatuh dari Lantai 46, Diduga Kerabat Hotman Paris Hutapea

21 Juli 2026 / 11:29 WIB

IRGC Pamerkan Dampak Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara AS Yordania

21 Juli 2026 / 10:21 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp209 Miliar, Penyeberangan Perintis NTT Kembali Normal

21 Juli 2026 / 09:28 WIB

Meski Hotman Minta Maaf, PWI Sebut Unsur Pidana Tidak Hilang

21 Juli 2026 / 09:00 WIB

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi saham CGS International

21 Juli 2026 / 08:59 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Simak Rekomendasi Saham VKTR, PADI, dan RAJA

21 Juli 2026 / 08:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Lokasi Layanan Samsat Keliling Akhir Pekan 13 Juni 2026

Galuh Parantri13 Juni 2026 / 09:08 WIB

Pengacara Tewas Jatuh dari Lantai 46, Diduga Kerabat Hotman Paris Hutapea

21 Juli 2026 / 11:29 WIB

KPK Ingatkan Inspektorat Melek Awasi Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 T

21 Juli 2026 / 10:50 WIB

IRGC Pamerkan Dampak Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara AS Yordania

21 Juli 2026 / 10:21 WIB

Pertamina Perkuat Layanan Avtur di Bandara SMB II Palembang

21 Juli 2026 / 09:45 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp209 Miliar, Penyeberangan Perintis NTT Kembali Normal

21 Juli 2026 / 09:28 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.