Jakarta (tutur.co.id) – Pengamat politik dari Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, mengaku bingung dengan kabar massa ojek online (ojol) yang akan menggelar aksi di depan kantor SMRC. Menurut Saidiman, selama ini tak ada masalah antara SMRC dengan Ojol.
“Saya juga bingung ini, menurut saya hubungan kami baik-baik saja dengan ojol. Tidak pernah ada masalah. Tadi pagi saya juga naik ojol kok,” kata Saidiman lewat sambungan telepon, Selasa 14 April 2026.
Saat disinggung kemungkinan aksi demo ini terkait dengan pernyataan dan kritik ‘pedas’ Saiful Mujani kepada pemerintah, Saidiman tak mengamini namun juga tak menyangkalnya. Menurutnya semua kemungkinan dapat terjadi.
“Kalau diduga terkait pernyataan Pak Saiful Mujani, ya bisa saja. Tapi yang jelas pernyataan-pernyataan tersebut sebenarnya biasa saja sebagai akademikus. Itu hanya kritik biasa dan para akdemikus juga berpendapat seperti itu semua,” kata Saidiman.
Sebelumnya, pernyataan-pernyataan Saiful Mujani dalam beberapa kesempatan memang sempat menjadi berita hangat. Terlebih dengan tudingan makar terkait kritiknya kepada Presiden Prabowo Subianto.
Saidiman sendiri menambahkan, pihaknya akan memberikan respon atau tanggapan setelah mengetahui secara pasti tujuan dari demonstrasi di depan kantor SMRC tersebut. Termasuk memastikan jika SMRC yang menjadi target demonstrasi.
Diberitakan sebelumnya, informasi massa yang akan berkumpul di depan Kantor SMRC tersebut dari para ojek online datang dari Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Erlyn Sumantri.
“Demonstrasi perhimpunan ojol dimulai pukul 11.00 WIB,” ujar Erlyn Sumantri dalam keterangan tertulisnya.

