Gilimanuk (tutur.co.id)- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mempercepat upaya penguraian antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk yang meningkat signifikan menjelang penutupan sementara lintasan Gilimanuk–Ketapang saat Hari Raya Nyepi, berdasar keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur.
Lonjakan kendaraan dalam waktu bersamaan memberi tekanan pada kapasitas layanan. Untuk itu, ASDP mengerahkan kapal perbantuan KMP Prima Nusantara guna menambah kapasitas angkut sekaligus mempercepat proses bongkar muat kendaraan di lintasan Ketapang–Gilimanuk.
Berdasarkan data Posko Gilimanuk pada H-4 (17/3), tercatat 25.105 unit kendaraan menyeberang dari Bali ke Jawa atau naik 1,6 persen dibandingkan tahun lalu. Jumlah penumpang mencapai 74.263 orang dengan total 243 trip kapal, didominasi kendaraan roda dua sebanyak 16.909 unit.
Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menegaskan pengerahan kapal tambahan menjadi langkah konkret untuk mempercepat stabilisasi layanan. “Kami terus mengoptimalkan pola operasi kapal agar proses penyeberangan lebih cepat dan antrean bisa ditekan,” ujarnya.
Seiring peningkatan kapasitas layanan, antrean kendaraan yang sempat memanjang kini mulai berangsur membaik. Pemantauan di lapangan menunjukkan antrean berada di wilayah Desa Melaya dengan panjang sekitar 11 kilometer dari pelabuhan.
ASDP memastikan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat, sekaligus mengimbau pengguna jasa mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman, tertib, dan lancar selama periode Angkutan Lebaran.

