Teheran (Tutur.co.id) – Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, melakukan pembicaraan via telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, atas inisiatif Teheran, di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
Dalam percakapan tersebut, Rusia mengecam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran sebagai tindakan yang “tidak dapat diterima” dan berisiko menimbulkan konsekuensi serius bagi stabilitas kawasan.
Kedua pihak juga menyampaikan kekhawatiran atas potensi meluasnya konflik hingga ke kawasan Laut Kaspia, yang dinilai dapat memperluas dampak geopolitik dan keamanan lintas wilayah.
Selain itu, Moskow menekankan pentingnya penghentian permusuhan dan penyelesaian melalui jalur politik serta diplomatik, seraya menyatakan akan mengangkat isu tersebut dalam forum United Nations Security Council (Dewan Keamanan PBB).
Rusia dalam beberapa kesempatan juga secara konsisten menyerukan de-eskalasi dan menolak pendekatan militer dalam menyelesaikan konflik Iran, sambil tetap menjaga komunikasi dengan berbagai pihak di kawasan.
Perkembangan ini menegaskan meningkatnya keterlibatan aktor global dalam konflik Iran, sekaligus memperbesar risiko meluasnya perang ke wilayah yang lebih luas di luar Timur Tengah.

