Milan (Tutur.co.id) – AC Milan bersiap membuka lembaran baru setelah menutup musim 2025/2026 dengan hasil mengecewakan. Pemilik klub, Gerry Cardinale, bersama penasihat senior Zlatan Ibrahimovic, dikabarkan telah menggelar pertemuan penting untuk membahas arah baru Rossoneri.
Musim ini menjadi salah satu periode paling sulit bagi Milan dalam beberapa tahun terakhir. Selain gagal meraih trofi, Rossoneri juga tidak mampu mengamankan posisi empat besar Serie A yang menjadi syarat tampil di Liga Champions musim depan. Kondisi tersebut memicu evaluasi besar-besaran di internal klub.
Situasi itu membuat pelatih Massimiliano Allegri dicopot dari jabatannya. Sejumlah laporan media Italia menyebut manajemen Milan siap melakukan “bersih-bersih” demi mengembalikan daya saing klub.
Dalam proses pencarian pelatih baru, dua nama mencuat sebagai kandidat kuat, yakni mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez dan pelatih Bournemouth, Andoni Iraola. Keduanya dinilai memiliki filosofi permainan progresif yang sesuai dengan visi baru manajemen Milan.
Laporan lain menyebut Milan juga sempat mempertimbangkan sejumlah nama seperti Unai Emery hingga Thiago Motta. Namun, Iraola dan Xavi disebut menjadi opsi terdepan dalam daftar kandidat yang sedang dipelajari manajemen klub.
Andoni Iraola menarik perhatian setelah sukses membawa Bournemouth tampil kompetitif di Premier League. Sementara itu, Xavi dianggap memiliki pengalaman menangani klub besar dan kemampuan membangun proyek jangka panjang.
Di balik proses perubahan tersebut, peran Zlatan Ibrahimovic disebut sangat besar. Sejak ditunjuk sebagai penasihat senior oleh RedBird Capital Partners, Ibrahimovic menjadi figur penting dalam pengambilan keputusan strategis klub.
Kini, Milan berada di persimpangan penting. Setelah musim yang dianggap gagal total, revolusi besar tampaknya menjadi pilihan yang tidak bisa dihindari demi mengembalikan Rossoneri ke level tertinggi sepak bola Eropa.

