Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Mobil»Rally Dakar 2026 Arab Saudi Menguji Ketahanan Teknologi Otomotif

Rally Dakar 2026 Arab Saudi Menguji Ketahanan Teknologi Otomotif

Mobil Deba Salamah10 Januari 2026 / 12:10 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pereli Indonesia Julian Johan (kanan) dan co drivernya, Mathieu Monplaisi (kiri) di depan mobil Toyota Land Cruiser untuk berlaga di Rally Dakar 2026. (ANTARA/HO/JULIAN JOHAN)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Rally Dakar yang dulu dikenal dengan Paris Dakar merupakan sebagai salah satu ajang motorsport paling berat dan ekstrem di dunia reli sejak awal penyelenggaraannya puluhan tahun silam.

Rally Dakar sebagai ajang reli off-road paling ekstrem menguji ketahanan teknologi otomotif, baik dari sisi performa mesin maupun keandalan kendaraan di kondisi lintasan dan cuaca ekstrem. Tahun ini, Rally Dakar digelar di Arab Saudi.

Ajang yang bergulir pada 3–17 Januari ini menghadirkan lintasan ribuan kilometer yang melewati gurun pasir, jalur berbatu, serta suhu tinggi. Karakter tersebut menjadikan setiap etape sebagai ujian konsistensi teknologi dalam bekerja maksimal selama lebih dari dua pekan perlombaan.

“Dakar menjadi ajang pembuktian karena seluruh performa diuji secara nyata di kondisi ekstrem, bukan melalui simulasi,” kata Managing Director PT Motul Indonesia Energy Welmart Purba dalam keterangan tertulis yang diterima tutur.co.id pada Jumat (9/1/2026).

Pada Dakar 2026, sejumlah mitra teknis terlibat mendukung tim dan pembalap di berbagai kategori lomba. Dukungan teknis di ajang ini kerap dijadikan tolok ukur industri otomotif karena mencerminkan performa kendaraan dalam tekanan ekstrem jangka panjang.

Salah satu kategori yang kembali menjadi sorotan adalah kelas Original by Motul, yakni kategori bagi peserta yang berkompetisi tanpa dukungan kru teknis. Kelas ini dikenal menguji ketangguhan mandiri karena pembalap harus merawat dan memastikan kendaraan mereka tetap berfungsi sepanjang reli.

Rally Dakar 2026 mendapat perhatian publik Indonesia karena ada sosok Julian Johan atau Jejelogy. Kehadirannya menandai kembalinya Indonesia ke ajang Dakar setelah absen 14 tahun. Jejelogy menjalani debutnya di Dakar bersama co-driver asal Prancis, Mathieu Monplaisi.

Bagi Motul Indonesia, keterlibatan Jejelogy memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi kompetisi, tetapi juga sebagai representasi kehadiran pembalap Indonesia di ajang motorsport global.

Baca Juga  Teknologi AI untuk 'Hidupkan' Orang Mati, Tiongkok Siapkan Regulasi Ketat

“Ketika pembalap Indonesia berani tampil di Dakar, ini menunjukkan bahwa standar performa dunia juga relevan bagi pasar dalam negeri,” ujar Welmart.

Arab Saudi Motorsport otomotif Rally Dakar Teknologi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAFA Bunuh Diri Diduga Akibat Bullying, DPR: Kegagalan Kolektif Lindungi Anak
Next Article Mayoritas SPBU dan Agen LPG di Wilayah Banjir Sumatra Pulih, Pertamina: Stok Aman

Berita Lainnya

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pelindo dan Arab Saudi Jajaki Kerja Sama Pelabuhan, Bahas Investasi hingga Pelayaran Langsung

16 Juli 2026 / 15:37 WIB

Operasi Senyap Mobil Merek China, Kuasai 18 Persen Pasar Otomotif Indonesia

15 Juli 2026 / 20:27 WIB

Mobil Mitsubishi Bakal Diproduksi Karyawan Robot, Mulai 2027!

15 Juli 2026 / 13:07 WIB

Kejutan GIIAS 2026! Honda Super-One Bakal Meluncur, Pertahankan Karakter di Era Listrik

14 Juli 2026 / 22:45 WIB

Siap-siap GIIAS 2026 Hadir di 5 Kota Besar, Surabaya hingga Makassar

14 Juli 2026 / 14:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Mulai April 2026, AS Wajibkan Deposit Visa Rp254 Juta untuk 50 Negara

Gusti Tetiro19 Maret 2026 / 13:48 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.