Jakarta (tutur.co.id) – Pergeseran visual jalanan terutama di ibu kota Jakarta dapat menjadi gambaran nyata dari sepak terjang mobil merek China di Indonesia. Pelan namun pasti, mobil dengan logo-logo baru mulai mengambil alih jalanan yang selama ini tentu dikuasai merek Jepang.
Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan sebuah fakta keras yang tercermin dalam angka penjualan sepanjang paruh pertama (H1) 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), volume penjualan grosir (wholesale) merek mobil asal China secara kumulatif melesat tajam sebesar 73,4 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Pertumbuhan eksponensial ini sukses mendongkrak pangsa pasar (market share) mereka dari 12 persen pada tahun lalu menjadi 18 persen di semester pertama tahun ini. Artinya, hampir 1 dari setiap 5 mobil baru yang keluar dari diler di Indonesia kini merupakan merek China.
Dua Raksasa di Garda Depan: BYD dan Jaecoo
Keberhasilan merek China menggoyang hegemoni merek Jepang ini tidak lepas dari performa impresif dua pemain utamanya yang berhasil merebut hati konsumen tanah air. Pertama, BYD (Build Your Dreams) yang masih kokoh sebagai raja otomotif China di Indonesia dengan mencatatkan penjualan sebanyak 23.257 unit (naik 65% dari tahun sebelumnya). Angka itu juga membuat BYD kini berhasil merangsek naik menjadi merek terlaris kelima secara nasional.
Kedua adalah Jaecoo. Meski berstatus pendatang baru, namun Jaecoo langsung melesat ke posisi kedua sebagai merek China terlaris dengan raihan 17.334 unit. Tentu saja itu berkat popularitas SUV listrik Jaecoo J5 yang terjual belasan ribu unit. Submerek di bawah naungan Chery Group ini dinobatkan sebagai merek ‘termuda’ yang sukses menembus daftar 10 besar merek terlaris nasional—sebuah pencapaian luar biasa untuk merek yang usianya belum genap dua tahun di Indonesia.
Di luar dua raksasa tersebut, total ada 17 pabrikan otomotif asal China yang terdaftar di Gaikindo dengan total penjualan kumulatif mencapai 78.662 unit sepanjang semester pertama 2026. Beberapa merek bahkan mencatatkan pertumbuhan yang terkesan ‘tidak masuk akal’.
Tiga merek China lainnya yang sukses membuat gebrakan adalah Geely dengan penjualan di paruh pertama tahun ini sebanyak 8.424 unit atau melonjak 866% dari tahun sebelumnya. Lalu ada Jetour dengan penjualan sebanyak 1.525 unit atau naik 457%. Lalu GWM (Great Wall Motor) dengan 1.445 unit atau terjadi kenaikan YoY sebesar 177%.

