Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • KPK Sebut Pelimpahan Kasus Febrie ke Kejagung Bertentangan KUHAP
  • Operasi Senyap Mobil Merek China, Kuasai 18 Persen Pasar Otomotif Indonesia
  • Inggris vs Argentina: Tentang Kemasyhuran, Misteri, dan Kefanaan
  • Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Mobil Tangki yang Melanggar, Distribusi BBM di Sumut Dipastikan Normal
  • Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta
  • KPK Beberkan Alasan Geledah Rumah Boby Rizaldi Anggota BPK
  • IRGC Masuk Daftar Teroris, Tentara Islam Iran Kecam Parlemen Inggris
  • Daftar 9 Nama Tim Khusus Kejagung Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Mobil»Operasi Senyap Mobil Merek China, Kuasai 18 Persen Pasar Otomotif Indonesia

Operasi Senyap Mobil Merek China, Kuasai 18 Persen Pasar Otomotif Indonesia

Mobil Toto Pribadi15 Juli 2026 / 20:27 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Merek Mobil China
Merek Mobil China semakin menguasai jalanan Indonesia (Foto: Tutur/AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Pergeseran visual jalanan terutama di ibu kota Jakarta dapat menjadi gambaran nyata dari sepak terjang mobil merek China di Indonesia. Pelan namun pasti, mobil dengan logo-logo baru mulai mengambil alih jalanan yang selama ini tentu dikuasai merek Jepang.

Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan sebuah fakta keras yang tercermin dalam angka penjualan sepanjang paruh pertama (H1) 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), volume penjualan grosir (wholesale) merek mobil asal China secara kumulatif melesat tajam sebesar 73,4 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan eksponensial ini sukses mendongkrak pangsa pasar (market share) mereka dari 12 persen pada tahun lalu menjadi 18 persen di semester pertama tahun ini. Artinya, hampir 1 dari setiap 5 mobil baru yang keluar dari diler di Indonesia kini merupakan merek China.

Dua Raksasa di Garda Depan: BYD dan Jaecoo
Keberhasilan merek China menggoyang hegemoni merek Jepang ini tidak lepas dari performa impresif dua pemain utamanya yang berhasil merebut hati konsumen tanah air. Pertama, BYD (Build Your Dreams) yang masih kokoh sebagai raja otomotif China di Indonesia dengan mencatatkan penjualan sebanyak 23.257 unit (naik 65% dari tahun sebelumnya). Angka itu juga membuat BYD kini berhasil merangsek naik menjadi merek terlaris kelima secara nasional.

Kedua adalah Jaecoo. Meski berstatus pendatang baru, namun Jaecoo langsung melesat ke posisi kedua sebagai merek China terlaris dengan raihan 17.334 unit. Tentu saja itu berkat popularitas SUV listrik Jaecoo J5 yang terjual belasan ribu unit. Submerek di bawah naungan Chery Group ini dinobatkan sebagai merek ‘termuda’ yang sukses menembus daftar 10 besar merek terlaris nasional—sebuah pencapaian luar biasa untuk merek yang usianya belum genap dua tahun di Indonesia.

Baca Juga  Mazda Perkenalkan Warna Baru Navy Blue Mica, Debut Perdana di All-New CX-5

Di luar dua raksasa tersebut, total ada 17 pabrikan otomotif asal China yang terdaftar di Gaikindo dengan total penjualan kumulatif mencapai 78.662 unit sepanjang semester pertama 2026. Beberapa merek bahkan mencatatkan pertumbuhan yang terkesan ‘tidak masuk akal’.

Tiga merek China lainnya yang sukses membuat gebrakan adalah Geely dengan penjualan di paruh pertama tahun ini sebanyak 8.424 unit atau melonjak 866% dari tahun sebelumnya. Lalu ada Jetour dengan penjualan sebanyak 1.525 unit atau naik 457%. Lalu GWM (Great Wall Motor) dengan 1.445 unit atau terjadi kenaikan YoY sebesar 177%.

BYD headline jaecoo merek mobil china Mobil China mobil terlaris pilihan editor
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleInggris vs Argentina: Tentang Kemasyhuran, Misteri, dan Kefanaan
Next Article KPK Sebut Pelimpahan Kasus Febrie ke Kejagung Bertentangan KUHAP

Berita Lainnya

KPK Sebut Pelimpahan Kasus Febrie ke Kejagung Bertentangan KUHAP

15 Juli 2026 / 21:09 WIB

Inggris vs Argentina: Tentang Kemasyhuran, Misteri, dan Kefanaan

15 Juli 2026 / 20:11 WIB

IRGC Masuk Daftar Teroris, Tentara Islam Iran Kecam Parlemen Inggris

15 Juli 2026 / 19:32 WIB

Daftar 9 Nama Tim Khusus Kejagung Tangani Kasus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 / 18:15 WIB

Tiga Arena Tempur Penentu Hasil Akhir Argentina vs Inggris

15 Juli 2026 / 17:00 WIB

Tulisan Tangan Duka Cita Presiden Prabowo atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa

15 Juli 2026 / 16:44 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Persib Bandung di Ambang Sejarah, Dekati Hattrick Juara Liga Indonesia

Sasha Widiawati20 Mei 2026 / 09:07 WIB

KPK Sebut Pelimpahan Kasus Febrie ke Kejagung Bertentangan KUHAP

15 Juli 2026 / 21:09 WIB

Operasi Senyap Mobil Merek China, Kuasai 18 Persen Pasar Otomotif Indonesia

15 Juli 2026 / 20:27 WIB

Inggris vs Argentina: Tentang Kemasyhuran, Misteri, dan Kefanaan

15 Juli 2026 / 20:11 WIB

Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Mobil Tangki yang Melanggar, Distribusi BBM di Sumut Dipastikan Normal

15 Juli 2026 / 20:04 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.