Manchester (Tutur.co.id) – Bek Manchester United, Patrick Dorgu, mengungkap salah satu faktor utama di balik kebangkitan Setan Merah di bawah asuhan Michael Carrick. Menurutnya, kebebasan bermain yang diberikan sang pelatih menjadi kunci meningkatnya performa tim dalam beberapa bulan terakhir.
Carrick ditunjuk sebagai pelatih caretaker Manchester United pada awal tahun ini setelah manajemen klub memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim. Saat itu, performa MU tengah terpuruk dan tim sempat tertahan di papan tengah klasemen Premier League.
Namun dalam waktu sekitar empat bulan, Carrick berhasil membawa perubahan signifikan. Manchester United menutup musim di peringkat ketiga klasemen akhir Liga Inggris sekaligus mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Performa impresif tersebut membuat banyak pihak penasaran dengan pendekatan yang diterapkan Carrick di ruang ganti maupun di lapangan latihan. Dorgu pun menyebut suasana yang lebih bebas menjadi salah satu pembeda utama di era kepelatihan mantan gelandang MU tersebut.
“Dia (Carrick) hanya ingin kami bermain dengan bebas, menikmati setiap pertandingan yang kami mainkan dan bermain untuk lambang di dada kami dan hasilnya sungguh bagus,” ujar Dorgu.
Menurut pemain asal Denmark itu, pendekatan Carrick membuat para pemain lebih percaya diri dalam menampilkan kemampuan terbaik mereka di atas lapangan. Situasi tersebut dinilai membantu Manchester United tampil lebih agresif dan lepas dibanding sebelumnya.
Selain memberi kebebasan bermain, Carrick juga disebut memiliki perhatian besar terhadap detail taktik. Dorgu mengungkapkan bahwa staf pelatih selalu menyiapkan pertandingan dengan sangat rinci agar tim mampu mengantisipasi kekuatan lawan.
“Pelatih memiliki banyak sekali ide yang bagus dan kami selalu mencoba mengeksekusi ide-ide tersebut di atas lapangan. Kami benar-benar antusias untuk menyambut musim depan,” lanjutnya.
Di bawah Carrick, Manchester United memang menunjukkan peningkatan dalam organisasi permainan dan efektivitas serangan. Beberapa pemain yang sebelumnya tampil inkonsisten juga mulai menemukan performa terbaiknya.
Keberhasilan membawa MU kembali bersaing di papan atas akhirnya membuat manajemen klub mengambil keputusan permanen. Michael Carrick resmi dipromosikan sebagai manajer utama Manchester United dengan kontrak berdurasi dua tahun dan opsi perpanjangan satu musim.
Keputusan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Manchester United ingin membangun proyek jangka panjang bersama Carrick, sosok yang dinilai memahami kultur klub dan mampu mengembalikan identitas permainan Setan Merah.

