Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Purbaya ke Prabowo: Ada Ekonom Bilang RI Sudah Resesi, “Tinggal Tunggu Hancurnya”

Purbaya ke Prabowo: Ada Ekonom Bilang RI Sudah Resesi, “Tinggal Tunggu Hancurnya”

Makro Gusti Tetiro14 Maret 2026 / 09:38 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kemenkeu. Dari jumlah tersebut, 22 pejabat berasal dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, pada Rabu (28/1/2026),
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kemenkeu. Dari jumlah tersebut, 22 pejabat berasal dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, pada Rabu (28/1/2026),
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Presiden Prabowo Subianto menggelar Sidang Kabinet Paripurna bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Dalam rapat tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan kondisi perekonomian nasional.

Dalam laporannya kepada presiden, Purbaya menyinggung adanya sejumlah ekonom yang menyebut Indonesia telah memasuki fase resesi. Ia menilai pandangan tersebut tidak sejalan dengan berbagai indikator ekonomi terkini.

“Di luar banyak yang bilang kita sudah resesi Pak, ekonom-ekonom yang agak aneh bilang kita sudah resesi, tinggal tunggu hancurnya,” ujar Purbaya dalam sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Purbaya menjelaskan bahwa dari sisi suplai, indikator aktivitas manufaktur menunjukkan perbaikan. Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Februari tercatat di level 53,8, yang menjadi salah satu angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, capaian tersebut menandakan sektor manufaktur sedang mengalami penguatan yang cukup signifikan.

“Jadi betul-betul ada perbaikan yang kuat di sektor manufaktur, artinya sisi suplai tumbuh dengan kuat. Ini bukan data dari BPS tapi dari pihak lain yang mengonfirmasi bahwa ekonomi kita memang sedang tumbuh,” jelasnya.

Selain itu, indikator konsumsi masyarakat juga menunjukkan tren positif. Mandiri Spending Index (MSI) tercatat berada di level 360,7 pada awal 2026, yang mencerminkan belanja masyarakat tetap tinggi.

“MSI itu sekarang di 360,7. Sekarang kita lihat trennya naik ke atas, itu yang penting. Kita sedang memang mengalami akselerasi,” kata Purbaya.

Lebih lanjut, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia pada Februari 2026 tercatat di level 125,2. Angka tersebut menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi.

“Artinya daya beli masyarakat betul-betul baik. Banyak orang bilang kayanya daya beli masyarakat terpukul. Ya kalau yang lagi susah ya susah tetap. Tapi kan kita lihat keadaan umum,” ujarnya.

Baca Juga  Bulog Siap Beras Satu Harga Nasional, Tapi Ada Syaratnya

Menurut Purbaya, kondisi umum ekonomi tercermin dari survei indeks kepercayaan konsumen yang menunjukkan daya beli masyarakat secara keseluruhan masih membaik.

ekonomi Indonesia headline indikator ekonomi Indonesia Indonesia resesi purbaya yudhi sadewa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447 H
Next Article Prabowo Balas Prediksi Suram Ekonomi RI: Saya Tahu Siapa yang Biayai

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Amerika Serikat vs Turki: Laga Formalitas Penutup Fase Grup

Deba Salamah25 Juni 2026 / 19:00 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.