Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • BPKH Buka Rekrutmen 2026, Sediakan Sembilan Posisi Strategis
  • Modus Bandar Judi Online Kelabuhi Komdigi, Ganti Tagar Agar Tak Terdeteksi
  • BPKH Perkuat Transformasi Digital Ekosistem Haji dan Umrah di International Islamic Expo 2026
  • Presiden Prabowo Kembali Desak Hanya Sisakan 300 BUMN Saja
  • Belanda vs Maroko: Satu Mimpi Harus Gugur di Ujung Peluit Akhir
  • Pemerintah Resmi Luncurkan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan, Karya Fajar Novario
  • Blokir Situs Bertubi-tubi, Bandar Judi Online Selalu Punya Jurus Baru
  • Promo Judi Online di Indonesia Melonjak 128 Persen Sejak Gelaran Piala Dunia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Presiden Prabowo Kembali Desak Hanya Sisakan 300 BUMN Saja

Presiden Prabowo Kembali Desak Hanya Sisakan 300 BUMN Saja

Market Toto Pribadi29 Juni 2026 / 18:31 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Prabowo Subianto Pidato di Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu 28 Juni 2026. Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hanya menyisakan 300 saja dari sebelumnya yang mencapai 1.046 perusahaan. Untuk mewujudkan targetnya itu, Presiden Prabowo memandang perlunya penguatan riset dan inovasi serta transformasi agar lebih efisien.

“Dari seribu lebih BUMN, sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300 lah,” kata Presiden Prabowo di acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026  di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Minggu 28 Juni 2026.

Presiden Prabowo menilai penyederhanaan dan efisiensi tersebut diperlukan agar anggaran negara dapat digunakan secara lebih produktif untuk kepentingan masyarakat. Pemerintah, kata Presiden Prabowo, ingin memastikan BUMN benar-benar menjadi instrumen pembangunan nasional.

“Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup, 750 dirut, 750 direksi kali 4 atau kali 5, 750 komisaris kali 10. Overhead-nya kayak apa? Gajinya kayak apa? Ini uang rakyat semua, perusahaan tidak untung hanya bayar overhead,” tegas Presiden.

Selanjutnya, Presiden Prabowo menargetkan proses pembenahan BUMN dapat segera diselesaikan sehingga perusahaan negara mampu bekerja lebih profesional dan transparan.

“Kita mau sekarang rasional, efisien. Dan ini kita buktikan, dan ini kita lakukan, saya minta dalam tahun ini harus selesai. Jadi dalam 2 tahun kita akan bikin BUMN-BUMN lebih efisien, lebih transparan, lebih bekerja untuk rakyat,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyambut baik berbagai usulan terkait penguatan kerja sama antara perguruan tinggi dengan institusi dalam dan luar negeri untuk mendukung pengembangan industri, riset, dan inovasi nasional.

“Kemudian usul-usul lain tentang kerja sama dengan institusi luar negeri yang melibatkan kampus-kampus universitas di semua bidang dan di semua daerah saya kira ini benar. Nanti kita akan ke arah situ semua,” pungkas Presiden.

Baca Juga  Tanggapan DPR Soal Kurban Presiden Prabowo Gunakan Uang Negara

Penutupan KSTI 2026 ini menegaskan arah kebijakan pemerintah untuk membangun ekosistem riset dan industri nasional yang kuat, didukung oleh BUMN yang sehat dan efisien, serta kolaborasi erat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaya saing global.

bumn headline Perampingan BUMN Presiden Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBelanda vs Maroko: Satu Mimpi Harus Gugur di Ujung Peluit Akhir
Next Article BPKH Perkuat Transformasi Digital Ekosistem Haji dan Umrah di International Islamic Expo 2026

Berita Lainnya

Latsarmil Koperasi Berujung Peti Mati, Komnas HAM Keluarkan 6 Butir Rekomendasi

29 Juni 2026 / 16:22 WIB

Dirut Baru BEI Bidik Bursa RI Masuk 10 Besar Dunia, Ini Strateginya

29 Juni 2026 / 16:08 WIB

Daftar 5 Orang Terkaya di Asia Tenggara, Hartanya Tembus Rp1.689 Triliun, Ada Orang Indonesia?

29 Juni 2026 / 15:38 WIB

Jerman vs Paraguay: Jangan Berharap Tercipta Kejutan

29 Juni 2026 / 15:00 WIB

Misteri 60 Ribu Calon Mahasiswa Mundur: Kemenko PMK Cari Fakta Bedah Masalah

29 Juni 2026 / 13:52 WIB

Pemerintah dan DPR Resmi Bentuk Panja RUU Keamanan Siber

29 Juni 2026 / 13:22 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Driver Ojol Tunggu Realisasi Skema Pembagian Komisi Terbaru

Toto Pribadi19 Mei 2026 / 19:33 WIB

BPKH Buka Rekrutmen 2026, Sediakan Sembilan Posisi Strategis

29 Juni 2026 / 19:30 WIB

Modus Bandar Judi Online Kelabuhi Komdigi, Ganti Tagar Agar Tak Terdeteksi

29 Juni 2026 / 19:16 WIB

BPKH Perkuat Transformasi Digital Ekosistem Haji dan Umrah di International Islamic Expo 2026

29 Juni 2026 / 18:46 WIB

Presiden Prabowo Kembali Desak Hanya Sisakan 300 BUMN Saja

29 Juni 2026 / 18:31 WIB

Belanda vs Maroko: Satu Mimpi Harus Gugur di Ujung Peluit Akhir

29 Juni 2026 / 18:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.