Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Nasional»Prabowo: Tak Ada Negara yang Bisa Bertahan Tanpa Produksi Pangan Berkesinambungan

Prabowo: Tak Ada Negara yang Bisa Bertahan Tanpa Produksi Pangan Berkesinambungan

Nasional Ahmad Nuryaman16 Mei 2026 / 22:04 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tuban (tutur.co.id) – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ketahanan pangan menjadi faktor utama yang menentukan keberlangsungan sebuah negara. Menurutnya, tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman dan berkesinambungan.

Hal ini disampaikan saat menyampaikan pidato dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Tuban, Sabtu 16 Mei 2026.

“Aman, tertib, dan lancarnya suatu negara sangat ditentukan oleh pangan,” ujar Prabowo dalam sambutannya dikutip dari siaran pers Bakom RI.

Prabowo mengatakan pandangannya soal pentingnya pangan didapat dari pengalaman mempelajari sejarah dan tata kelola negara. Ia menilai produksi pangan tidak cukup hanya berhasil dalam satu musim panen, tetapi harus terus terjaga dalam jangka panjang.

“Tidak mungkin suatu negara bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan. Bukan sekali panen bagus, besok-besoknya tidak bagus,” jelasnya.

Prabowo juga mengungkap alasan dirinya merasa dekat dengan petani. Menurut dia, pengalamannya sebagai komandan pasukan tempur membuatnya memahami betapa pentingnya ketersediaan pangan dalam mendukung operasi militer.

Prabowo menjelaskan setiap operasi militer selalu dihitung berdasarkan ketersediaan logistik pangan, terutama beras. Ketahanan pasukan, kata dia, sangat bergantung pada pasokan makanan.

Menurutnya, tanpa pasokan pangan yang cukup, tentara juga akan kesulitan menjalankan tugas di lapangan. Karena itu, prajurit sejak awal diajarkan untuk mampu bertahan hidup dan mencari makanan sendiri saat kondisi darurat.

“Kalau ada beras kita hitung berasnya kuat untuk berapa hari. Kalau berasnya kuat untuk lima hari ya lima hari kita operasi, kalau 14 hari ya 14 hari kita operasi. Bayangkan saudara-saudara kalau enggak ada beras? Tentara itu juga susah dia beroperasi,” imbuhnya.

Baca Juga  Wacana Revisi UU KPK, Pengamat: Jokowi Jalankan Skenario Kedua

Prabowo kemudian mengenang perjuangan pahlawan kemerdekaan yang hidup dengan keterbatasan. Saat itu, kata dia, perjuangan para pahlawan tetap membara berkat para petani. Sebab, belum ada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bisa membiayai.

“Sejarah bangsa mengajarkan kepada kita, waktu kita perang kemerdekaan dulu itu enggak ada APBN, tentara enggak ada gajinya, polisi enggak ada gajinya, enggak ada surat keputusan. Waktu itu para petani yang dukung tentara dan polisi. Rakyat desa keluar memberi makan kepada kita, memberi minum kepada kita. Mereka punya pisang dikasih, punya ubi dikasih, punya tiwul dikasih,” ucapnya.

Dari pengalaman tersebut, Prabowo mengaku semakin menyadari pentingnya peran petani dan nelayan bagi bangsa. Ia menilai kedua kelompok itu merupakan produsen pangan utama yang menopang kehidupan seluruh rakyat Indonesia.

“Itulah sejarah bagaimana saya semakin sadar pentingnya para petani dan nelayan. (Mereka) adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara,” kata Prabowo.

ketahanan pangan Petani Polri Prabowo Subianto Produksi Pangan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAston Villa Pastikan Tiket Liga Champions, Liverpool Belum Aman
Next Article Prabowo Terima Surat dari Anak SD: Terima Kasih MBG, Saya Ingin Bertemu Presiden

Berita Lainnya

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Nanik S Deyang Tak Muncul, BGN Pamer Opini ‘Pujian’ dari BPK

17 Juli 2026 / 16:14 WIB

Saat Don Ritto Tertunduk Mengenakan Rompi Oranye Digiring ke Kejagung

17 Juli 2026 / 16:01 WIB

Kabar Baik! Bansos BPNT Triwulan III 2026 Mulai Cair Rp 600.000, Cek Syarat dan Penerimanya

17 Juli 2026 / 13:08 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Latihan Perdana Untuk Piala Dunia 2026, Jerman Tanpa Manuel Neuer dan Kai Havertz

Kristo Suryokusumo29 Mei 2026 / 18:00 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.