Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Post Eid Blues pada Lansia: Perasaan Sepi Setelah Lebaran yang Sering Terabaikan

Post Eid Blues pada Lansia: Perasaan Sepi Setelah Lebaran yang Sering Terabaikan

Health Galuh Parantri28 Maret 2026 / 11:50 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Post eid blues yang dirasakan lansia (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Post eid blues yang dirasakan lansia (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)– Momen Lebaran identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan kehangatan keluarga. Rumah yang biasanya sepi mendadak ramai, penuh tawa, dan obrolan lintas generasi. Namun, setelah semua kembali ke rutinitas masing-masing, ada satu kondisi yang kerap luput dari perhatian: post Eid blues, terutama pada lansia.

Post Eid blues adalah kondisi emosional yang muncul setelah perayaan usai. Jika pada orang dewasa atau anak muda kondisi ini sering dikaitkan dengan rasa lelah atau kembali ke rutinitas, pada lansia dampaknya bisa lebih dalam—yakni perasaan kehilangan, kesepian, hingga penurunan suasana hati.

Mengapa Lansia Rentan Mengalami Post Eid Blues?

Bagi lansia, Lebaran bukan sekadar hari raya, tetapi momen langka untuk berkumpul lengkap dengan anak dan cucu. Ketika rumah kembali sunyi, perubahan suasana yang drastis ini dapat memicu rasa hampa.

Selain itu, lansia cenderung memiliki lingkar sosial yang lebih terbatas. Aktivitas harian yang monoton membuat kehadiran keluarga saat Lebaran menjadi sesuatu yang sangat dinanti. Ketika momen itu berakhir, tidak jarang muncul perasaan “kehilangan” yang cukup kuat.

Ahli geriatri, dr. Esthika, dalam unggahan Instagramnya menyebut bahwa perubahan suasana secara tiba-tiba setelah momen besar seperti Lebaran memang dapat berdampak pada kondisi emosional lansia.

“Lansia sangat bergantung pada koneksi emosional dengan keluarga. Ketika interaksi yang intens tiba-tiba berkurang, perasaan sepi bisa muncul lebih kuat,” tulisnya.

Ia juga menekankan bahwa kondisi ini wajar terjadi, namun tetap perlu diantisipasi agar tidak berkembang menjadi masalah kesehatan mental yang lebih serius.

Tanda-Tanda yang Perlu Diperhatikan
Post Eid blues pada lansia bisa muncul dalam berbagai bentuk, seperti:
• Mudah merasa sedih atau murung tanpa sebab jelas
• Kehilangan semangat dalam menjalani aktivitas harian
• Menarik diri dari interaksi sosial
• Gangguan tidur atau perubahan nafsu makan
• Lebih sering melamun atau mengingat momen kebersamaan saat Lebaran

Baca Juga  Penelitian Terbaru, Risiko Demensia Dapat Diprediksi dari Pola Tidur

Jika berlangsung lebih dari dua minggu, kondisi ini sebaiknya mulai mendapat perhatian lebih serius.

Peran Keluarga Sangat Penting
Kehadiran keluarga tidak harus selalu secara fisik. Di era digital, komunikasi bisa tetap terjaga melalui telepon atau video call. Hal sederhana seperti menyapa secara rutin bisa memberi dampak besar bagi kondisi emosional lansia.

Selain itu, penting juga untuk membantu lansia tetap memiliki aktivitas yang bermakna. Misalnya, mengajak mereka ikut kegiatan sosial di lingkungan sekitar, berkebun, atau menjalankan hobi yang disukai.

Memberikan rutinitas yang stabil setelah Lebaran juga bisa membantu lansia beradaptasi kembali dengan suasana sehari-hari.

Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati
Agar post Eid blues tidak terlalu berdampak, keluarga bisa mulai mengantisipasi sejak sebelum Lebaran berakhir. Misalnya, dengan membuat rencana kunjungan berikutnya, atau menjadwalkan aktivitas bersama di waktu mendatang.

Dengan begitu, lansia tetap memiliki sesuatu yang dinantikan, sehingga perasaan kehilangan tidak terasa terlalu berat.

Pada akhirnya, perhatian kecil dan konsisten dari keluarga menjadi kunci utama. Karena bagi lansia, kebahagiaan sering kali hadir dari hal sederhana: merasa diingat, didengar, dan tidak sendiri.

headline Idulfitri Kesehatan kesehatan lansia Lebaran
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOJK Imbau Disiplin Keuangan Usai Lebaran, Tekanan Pengeluaran Masih Terasa
Next Article Bank Sentral Borong Emas di Tengah Gejolak Global, Permintaan Tetap Kuat

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru

Deba Salamah18 Mei 2026 / 05:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.