Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Magyar: Netanyahu Bisa Ditangkap Jika Masuk Hungaria

Magyar: Netanyahu Bisa Ditangkap Jika Masuk Hungaria

Internasional Adi P22 April 2026 / 06:15 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Perdana Menteri terpilih Hungaria, Péter Magyar. (Foto:Tutur/Press TV)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Budapest (tutur.co.id) — Perdana Menteri terpilih Hungaria, Péter Magyar, menyatakan negaranya akan mematuhi kewajiban hukum internasional terkait surat perintah penangkapan yang dikeluarkan International Criminal Court. Ia menegaskan, siapa pun yang masuk daftar buronan ICC—termasuk Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu—berpotensi ditahan jika memasuki wilayah Hungaria.
“Jika ada individu dengan warrant ICC datang ke Hungaria, maka aparat penegak hukum harus bertindak sesuai kewajiban internasional,” kata Magyar, seperti dikutip The Jerusalem Post pada Selasa, 22 April 2026.
Pernyataan ini menandai perubahan tajam dari sikap pemerintahan sebelumnya di bawah Viktor Orbán. Selama ini, Budapest dikenal enggan menindaklanjuti putusan ICC, bahkan sempat membuka peluang kunjungan Netanyahu tanpa risiko penangkapan.
Magyar, yang naik lewat gelombang oposisi, memberi sinyal akan mengoreksi garis kebijakan tersebut. Ia menegaskan komitmen Hungaria sebagai negara pihak Statuta Roma untuk tunduk pada mekanisme hukum internasional. “Hukum harus ditegakkan secara konsisten, tanpa pengecualian,” ujarnya.
ICC sebelumnya mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan perang terkait konflik di Gaza. Langkah ini menuai respons beragam di tingkat global, dari dukungan negara-negara Eropa hingga penolakan keras dari Israel dan sekutunya.
Dalam praktiknya, pelaksanaan warrant ICC kerap bergantung pada kemauan politik negara anggota. Sejumlah negara tercatat mengabaikan kewajiban tersebut, menjadikan isu ini bukan semata perkara hukum, melainkan juga kalkulasi diplomatik.
Bagi Hungaria, pernyataan Magyar membuka babak baru. Jika benar dijalankan, kebijakan ini tak hanya menguji komitmen Budapest terhadap hukum internasional, tetapi juga berpotensi menggeser posisinya dalam peta politik Eropa yang selama ini cenderung pragmatis terhadap Israel.
Baca Juga  Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta
benjamin netanyahu headline ICC Perdana Menteri Hungaria Péter Magyar tutur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWaspada Silent Killer: Risiko Diabetes Usia Muda Melonjak, Tanpa Gejala!
Next Article Parlemen Iran Dorong “Rezim Hukum Baru” di Selat Hormuz, Efeknya Guncang Pasokan Minyak Dunia

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kereta Api Jadi Favorit Turis Bule

Deba Salamah07 Januari 2026 / 15:30 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.