Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»PHDI Bali Ajak Umat Jaga Pawongan Sambut Nyepi 2026 dan Idulfitri 1447 H yang Berdekatan

PHDI Bali Ajak Umat Jaga Pawongan Sambut Nyepi 2026 dan Idulfitri 1447 H yang Berdekatan

Daerah Gusti Tetiro21 Februari 2026 / 20:08 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Nyepi di Bali (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Denpasar, Bali (tutur.co.id) — Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali mengajak masyarakat mengedepankan konsep Pawongan dalam menyikapi momentum Hari Suci Nyepi Saka 1948 dan Idulfitri 1447 Hijriah yang waktunya berdekatan pada Maret 2026.

Ketua PHDI Bali, I Nyoman Kenak, mengatakan Nyepi yang jatuh pada 19 Maret 2026 dan Idulfitri pada 21 Maret 2026 bukanlah persoalan, melainkan anugerah yang memperkuat harmoni sosial di Bali.

“Agar kedua hari raya Nyepi dan Idulfitri berjalan khidmat, kuncinya adalah Pawongan atau hubungan harmonis antar-sesama manusia. Kami mengimbau umat Hindu dan Muslim mengedepankan sikap tapa brata dan toleransi,” ujarnya saat dikonfirmasi di Denpasar, Sabtu.

 

Harmoni dalam Tri Hita Karana

Menurut Kenak, pertemuan dua hari besar keagamaan itu justru mempertegas implementasi Tri Hita Karana, yakni keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan (Parhyangan), dengan sesama (Pawongan), dan dengan lingkungan (Palemahan).

Ia menegaskan umat Hindu diminta melaksanakan Catur Brata Penyepian dengan teguh saat Nyepi, yang identik dengan penghentian aktivitas di luar rumah, termasuk pembatasan perjalanan, hiburan, dan penggunaan api.

Sementara itu, bagi umat Muslim di Bali, koordinasi telah terjalin melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Pelaksanaan ibadah seperti Shalat Tarawih maupun Salat Id disesuaikan dengan situasi lokal tanpa mengurangi esensi ibadah.

 

Peran Pecalang dan Tokoh Masyarakat

Dalam menjaga Pawongan, PHDI Bali menilai peran pecalang serta tokoh masyarakat sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh warga tetap terjaga. Semangat menyama braya atau persaudaraan disebut menjadi fondasi utama harmoni di Pulau Dewata.

PHDI Bali juga menilai tak ada alasan dua umat beragama tersebut tidak harmonis. Baik Nyepi maupun Ramadan dan Idulfitri, kata Kenak, sama-sama mengajarkan pengendalian diri dan penyucian jiwa.

Baca Juga  Takbiran Bersamaan Nyepi di Bali, Begini Panduannya untuk Menjaga Harmoni

“Hari Suci Nyepi mengajarkan umat untuk mulat sarira atau mengheningkan diri. Ramadan dan Idulfitri mengajarkan kemenangan melawan hawa nafsu. Keduanya memiliki muatan spiritual yang sama, yaitu penyucian jiwa dan pengendalian diri,” ujarnya.

 

Momentum Refleksi dan Jaga Alam Bali

Saat Nyepi, seluruh masyarakat Bali menghormati tradisi dengan “mengistirahatkan” bumi tanpa aktivitas di luar rumah. Momentum tersebut, menurut PHDI Bali, menjadi waktu refleksi kolektif untuk menjaga kelestarian alam Bali sebagai tanggung jawab bersama lintas agama.

Harmoni di Bali, tegas Kenak, berdiri kokoh karena masyarakat mampu menyeimbangkan tiga unsur Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari.

PHDI Bali juga mengingatkan agar isu-isu viral atau hoaks terkait perbedaan penanggalan tidak merusak hubungan Pawongan yang telah terbangun selama berabad-abad.

Idulfitri 1447 H Bali Nyepi 2026 Bali PHDI Bali Pawongan Tri Hita Karana toleransi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: TNI AU–Basarnas Bergerak Cepat Evakuasi Pilot di Kalimantan Utara
Next Article BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Tegaskan Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

Berita Lainnya

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

15 Juli 2026 / 02:08 WIB

Update Kasus Dokter Icha, Sikap 3 Partai hingga Pemeriksaan 32 Saksi di Polda NTT

14 Juli 2026 / 11:57 WIB

Misi Mencekam di Langit Papua: Tiga Helikopter Tempur Evakuasi Jasad Pilot AS yang Tewas Ditembak KKB

03 Juli 2026 / 10:23 WIB

KKB Bakar Pesawat di Yahokimo, Pilot Dikabarkan Tewas di Lokasi

02 Juli 2026 / 17:06 WIB

Gubernur Jakarta: Gembok Cinta Tepat di Depan Gedung KPK

02 Juli 2026 / 11:14 WIB

Kloter Terakhir Haji 2026 Tiba, Bandara Adi Soemarmo Catat OTP 80 Persen

01 Juli 2026 / 15:51 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Trump Bicara Soal Rencana Tentara Kurdi Serang Iran Lewat Jalur Darat

Toto Pribadi08 Maret 2026 / 17:01 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.