Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Pesona Permaisuri dan Putri Keraton Yogyakarta Membuat Apem

Pesona Permaisuri dan Putri Keraton Yogyakarta Membuat Apem

Daerah Galuh Parantri20 Januari 2026 / 10:20 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Prosesi ngapem yang dilakukan oleh Permaisuri GKR Hemas beserta para Putri Sultan HB X, Sabtu (17/1) di Keraton Yogyakarta (Foto: @kratonjogja)
Prosesi ngapem yang dilakukan oleh Permaisuri GKR Hemas beserta para Putri Sultan HB X, Sabtu (17/1) di Keraton Yogyakarta (Foto: @kratonjogja)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Yogyakarta (tutur.co.id) – Ngapem adalah budaya yang turun temurun dilakukan oleh para putri Sultan Keraton Yogyakarta dan permaisuri. Sabtu (17/1/2026) prosesi ngapem kembali digelar. Kali ini dalam rangkaian kegiatan memperingati kenaikan tahta ke-38 Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Tradisi prosesi ngapem hanya dilakukan oleh para putri, permaisuri, abdi dalam putri di bangsal Sekar Kedhaton Keraton Yogyakarta. Meski bersifat tertutup, namun masyarakat atau netizen dapat menyaksikan secara langsung melalui akun Instagram Keraton Yogyakarta.

Prosesi ngapem yang dilakukan oleh Permaisuri GKR Hemas beserta para Putri Sultan HB X, Sabtu (17/1) di Keraton Yogyakarta (Foto: @kratonjogja)
Prosesi ngapem yang dilakukan oleh Permaisuri GKR Hemas beserta para Putri Sultan HB X, Sabtu (17/1) di Keraton Yogyakarta (Foto: @kratonjogja)

Kebersamaan dan kesederhanaan tergambar dari prosesi ngapem tersebut. GKR Hemas tampak luwes mengerjakan pembuatan apem. Beliau tak sendiri, para putrinya hadir mendampingi di sisi kanan dan kirinya. Para putri dalem, GKR Mangkubumi, GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GKR Hayu, dan GKR Bendara semua mengerjakan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh permaisuri.

Menuangkan adonan apem ke dalam wadah tanah liat untuk dipanggang, mengangkatnya dan mengulangi lagi prosesnya. Semua dikerjakan satu-persatu secara telaten.

Komentar netizen proses Ngapem Keraton Yogyakarta (Foto: Tangkapan Layar @kratonjogja)
Komentar netizen proses Ngapem Keraton Yogyakarta (Foto: Tangkapan Layar @kratonjogja)

Prosesi ini mengundang pertanyaan netizen di kolom komentar.

Kenapa sampai ratu ikut bikin apem? Apa ada filosofinya sendiri

Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh salah satu putri Sultan HB X, GKR Hayu.

Ini kurang lebih dalam rangka syukuran kenaikan tahta dimana apem ini selain menjadi kelengkapan upacara juga dibagikan untuk keluarga besar dan abdi dalem. Sehingga keluarga terdekat yang membuat sendiri apem-apemnya.

Itu kalau yang masak tidak dengan iklas, biasanya tidak akan jadi dengan bagus.

Apa saja makna di balik prosesi ngapem ini?

Makna Simbol Mohon Pengampunan

Berasal dari bahasa serapan Arab affuwun atau afuanĀ yang berarti maaf atau ampun. Membuat dan membagikan apem sebagai simbol permohonan ampun kepada Tuhan.

Baca Juga  THR PPPK Surabaya 2026 Diumumkan, Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Penuh Waktu 100 Persen dan Paruh Waktu Rp2 Juta

Doa Keselamatan

NgapemĀ dilakukan untuk memohon keselamatan berkah bagi Sultan atau Raja yang bertahta agar terhindar dari marabahaya.

Penghormatan dan Kebersamaan

Dikerjakan oleh para putri kerabat dan abdi dalem putri menampakkan keterlibatan aktif, melestarikan budaya dan silaturahmi.

 

jogja Keraton Perempuan Yogyakarta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK Sebut Wali Kota Madiun Maidi Sudah Ditetapkan Tersangka
Next Article KPK: OTT Bupati Pati Sudewo Soal Pengisian Jabatan Perangkat Desa

Berita Lainnya

Pertamina Dukung Proyek PSEL Kertamantul, Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

17 Juli 2026 / 13:15 WIB

Dua Kali Disambut Sri Sultan di Yogyakarta, Menkeu Purbaya Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Inovasi Hijau

17 Juli 2026 / 13:01 WIB

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

15 Juli 2026 / 02:08 WIB

Update Kasus Dokter Icha, Sikap 3 Partai hingga Pemeriksaan 32 Saksi di Polda NTT

14 Juli 2026 / 11:57 WIB

Tahun Ajaran Baru, 7 Hal yang Sering Dilupakan Orang Tua Selain Seragam dan Buku

11 Juli 2026 / 08:58 WIB

7 Tips Mengatur Anggaran Persiapan Sekolah Anak agar Dompet Tetap Aman

10 Juli 2026 / 14:20 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Tersangka Pegawai Bea & Cukai Siap Dibawa ke Pengadilan Tipikor

Ahmad Nuryaman16 Juni 2026 / 12:09 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.