Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Pesan untuk Prabowo, Ekonom: Jangan Sampai Beli Tiket ke China Mendarat ke Venezuela

Pesan untuk Prabowo, Ekonom: Jangan Sampai Beli Tiket ke China Mendarat ke Venezuela

Makro Toto Pribadi20 Februari 2026 / 21:09 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Bang Don Super Opini dengan narasumber ekonom Wijayanto Samirin (Foto: Tutur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – Ekonom senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, permasalahan dunia usaha di Indonesi masih jauh api dari panggang. Ia mengingatkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk tak salah langkah yang justru berpotensi menjadikan Indonesia bak Venezuela.

Dalam podcast Bang Don Super Opini yang tayang di akun youtube Tutur TV, Wijayanto Samirin memandang masih banyak yang harus dibenahi di pemerintahan Prabowo Subianto terutama di bidang ekonomi.

Secara garis besar, Wijayanto memandang ada tiga poin penting yang harus diperhatikan Presiden Prabowo. “Itu terkait kebijakan yang berkualitas, birokrasi yang handal dan kemudian tingkat korupsi yang harus ditekan rendah,” kata Wijayanto.

Menurut Wijayanto, jika tiga hal itu tidak menjadi fokus pemerintahan Prabowo maka Indonesia berpeluang jatuh ke Kroni Kapitalisme, meski awalnya ingin menjiplak State Kapitalisme yang sukses diterapkan di China.

“Saya mengambil asset milik swasta dengan dalih untuk kepentingan negara tapi ternyata di belakang itu adalah para kroni yang dekat dengan kekuasaan. Ini yang terjadi di Venezuela. Jadi jangan sampai kita memimpikan China yang kita dapat Venezuela,” katanya.

Karena kekhawatiran itulah Wijayanto mendesak pemerintahan Prabowo untuk lebih berhati-hati. Terutama terkait kebijakan yang harus sustainable jangan kebijakan spontan, short term, gonta-ganti. Lalu birokrasi juga harus diperbaiki dan yang terakhir tentu keseriusan dalam pemberantasan korupsi.

Saksikan tayangan menarik Bang Don Super Opini dengan berbagai tema dan isu menarik di Tutur TV.

Baca Juga  Defisit yang Dijaga: Strategi APBN Bertahan di Tengah Tekanan Global
Bang Don Super Opini Ekonomi RI headline pakar ekonomi Presiden Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleVideo: Indonesia Amankan Tarif 0 Persen Ekspor Tekstil ke AS, 4 Juta Pekerja Diuntungkan
Next Article Bansos PKH dan Sembako Rp1,8 Triliun Cair untuk 1,7 Juta KPM Terdampak Banjir

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Filipina Umumkan Darurat Energi, ESDM: Indonesia Aman Terkendali

Toto Pribadi26 Maret 2026 / 13:28 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.