Bandung (tutur.co.id) – Persib Bandung berada di ambang sejarah besar dalam perjalanan kompetisi sepak bola nasional. Klub berjuluk Maung Bandung itu berpeluang mencatatkan diri sebagai tim pertama di era modern yang meraih hattrick juara Liga Indonesia, jika berhasil menjuarai Liga Super 2025/2026.
Dalam persaingan ketat hingga pekan terakhir, Persib hanya membutuhkan satu poin untuk mengunci gelar, sementara rival terdekat mereka, Borneo FC, masih menjaga peluang secara matematis.
Persib saat ini memimpin klasemen dengan koleksi 78 poin, hanya unggul dua angka dari Borneo FC yang berada di posisi kedua dengan 76 poin.
Pada laga penentuan, Persib dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara, sementara Borneo FC akan menjamu Malut United.
Skenario juara cukup menguntungkan Persib. Hasil imbang sudah cukup memastikan mereka menjadi kampiun tanpa bergantung pada hasil pertandingan lain.
Sebaliknya, Borneo FC wajib meraih kemenangan dan berharap Persib terpeleset jika ingin membalikkan keadaan di detik terakhir kompetisi.
Jika berhasil menjadi juara, Persib akan mencatat sejarah sebagai tim pertama yang meraih tiga gelar beruntun sejak era Divisi Utama hingga Liga 1 dan Liga Super saat ini.
Sebelumnya, Persib sukses menjadi juara pada musim 2023/2024 dan 2024/2025 di bawah asuhan pelatih Bojan Hodak. Gelar musim ini akan melengkapi dominasi mereka dalam tiga musim berturut-turut.
Dalam sejarah kompetisi sepak bola Indonesia, capaian back-to-back masih menjadi prestasi paling umum di era modern. Salah satu contohnya adalah Bali United yang meraih gelar pada 2019 dan 2021/2022.
Namun, belum ada klub di era Liga Indonesia modern yang berhasil meraih tiga gelar beruntun, sehingga peluang Persib musim ini memiliki nilai historis yang sangat tinggi.
Di sisi lain, catatan koleksi gelar terbanyak masih dipegang oleh Persipura Jayapura dengan lima gelar liga sepanjang sejarah modern kompetisi nasional.
Jika ditarik lebih jauh ke belakang, sejarah mencatat beberapa klub pernah mencetak hattrick bahkan lebih dalam era kompetisi lama Indonesia.
Namun dalam format modern sejak era Divisi Utama hingga Liga 1, belum ada tim yang mampu mengulang dominasi tiga musim beruntun secara konsisten.
Hal ini membuat peluang Persib semakin menarik untuk disorot, terutama jika mereka mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Dengan hanya tersisa satu pertandingan, seluruh perhatian kini tertuju pada laga penentuan yang akan dimainkan Persib. Hasil pertandingan ini bukan hanya menentukan gelar musim 2025/2026, tetapi juga membuka lembaran sejarah baru bagi sepak bola Indonesia.
Jika mampu mengamankan hasil positif, Persib tidak hanya menambah koleksi trofi, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai salah satu dinasti paling dominan dalam sejarah kompetisi nasional.
Persib Bandung kini berada di titik krusial perjalanan sejarahnya. Hattrick juara bukan lagi sekadar mimpi, melainkan target yang sangat realistis untuk segera diwujudkan.
Apapun hasil akhirnya, musim ini sudah menjadi salah satu musim paling penting dalam sejarah klub dan kompetisi Liga Indonesia modern. (sas)

