Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sport»Pensiunnya Valentino Rossi Sempat Turunkan Popularitas MotoGP di Italia

Pensiunnya Valentino Rossi Sempat Turunkan Popularitas MotoGP di Italia

Sport Deba Salamah28 Mei 2026 / 07:45 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Legenda balap motor Valentino Rossi (Foto: instagram valeyellow46)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Florence (tutur.co.id) – Bos tim Ducati MotoGP, Davide Tardozzi, mengakui popularitas MotoGP di Italia sempat mengalami penurunan setelah Valentino Rossi pensiun dari dunia balap pada akhir musim 2021. Menurutnya, kehadiran Rossi selama bertahun-tahun memiliki pengaruh besar terhadap antusiasme masyarakat Italia terhadap MotoGP. 

Tardozzi menilai sosok Rossi bukan sekadar pembalap sukses, tetapi ikon olahraga yang mampu menarik perhatian lintas generasi. Absennya figur sebesar “The Doctor” disebut membuat daya tarik MotoGP di Italia tidak lagi sebesar sebelumnya.

“Kami kehilangan pangsa pasar di Italia dalam beberapa tahun terakhir. Saya tidak bisa berbicara untuk negara lain,” ujar Tardozzi kepada Speedweek sebagaimana dikutip Bola.com. 

Menurut Tardozzi, salah satu faktor terbesar dari perubahan tersebut adalah pensiunnya Rossi yang selama dua dekade menjadi wajah utama MotoGP di Italia. Selain itu, dominasi siaran berbayar juga dinilai ikut memengaruhi penurunan jumlah penonton televisi.

“Fakta bahwa kami tidak lagi memiliki Valentino Rossi adalah sebuah masalah. Valentino adalah bintang, bahkan pahlawan bagi para nenek di Italia,” katanya. 

Ia menambahkan, Rossi mampu membuat MotoGP dinikmati masyarakat luas, termasuk mereka yang sebelumnya tidak mengikuti balap motor.

“Ia membuat mereka mau menonton MotoGP,” lanjut Tardozzi. 

Meski demikian, Tardozzi melihat kondisi MotoGP mulai kembali berkembang dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah masuknya Liberty Media sebagai pemegang hak komersial baru. Jumlah penonton di sirkuit meningkat dan kalender balapan semakin berkembang secara global. 

Di Italia sendiri, Ducati dan sejumlah pembalap lokal dinilai mulai membantu menghidupkan kembali antusiasme publik. Francesco Bagnaia menjadi salah satu figur yang kini mendapat perhatian besar dari penggemar MotoGP Italia.

Baca Juga  VR46 Bersiap Rombak Skuad, Aldeguer Masuk Radar untuk MotoGP 2027

“Pecco Bagnaia memang sudah sangat terkenal di Italia dalam beberapa tahun terakhir, begitu juga Ducati dan Aprilia yang melakukan pekerjaan bagus dalam promosi,” ujar Tardozzi. 

Valentino Rossi sendiri dianggap sebagai salah satu pembalap terbesar dalam sejarah MotoGP. Selama kariernya, ia meraih sembilan gelar juara dunia Grand Prix dan menjadi ikon global olahraga balap motor. Setelah pensiun, Rossi tetap aktif di dunia motorsport melalui tim VR46 Racing Team serta balap mobil endurance. 

Davide Tardozzi Ducati MotoGP Valentino Rossi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLoyalitas Vinicius untuk Real Madrid: Saya Tak Bisa Membayangkan Bermain di Klub Lain
Next Article Rusia Tuding Pentagon Manfaatkan Starlink untuk Intervensi Global

Berita Lainnya

Hasil Lengkap Juara Tenis Wimbledon 2026, Jannik Sinner Bersanding dengan Linda Noskova

14 Juli 2026 / 17:27 WIB

Comeback Tragis! Saatnya McGregor Tinggalkan Gemerlap UFC

14 Juli 2026 / 16:43 WIB

Qarrar Firhand Juara WSK Euro Series 2026, Pertama dalam Sejarah Indonesia

13 Juli 2026 / 13:08 WIB

Menanti Debut Janice Tjen di Tenis Wimbledon, Lawan Leylah Fernandez

29 Juni 2026 / 15:46 WIB

Timnas Voli Putra Indonesia Ukir Sejarah Juara AVC Men’s Cup 2026

29 Juni 2026 / 10:50 WIB

Sejarah! Bogor Hornbills Juara IBL 2026 Usai Tumbangkan Pelita Jaya di Final Dramatis Game 5

29 Juni 2026 / 09:52 WIB
Form Komentar Cancel Reply

BGN: SPPG Tidak Boleh Memaksa Sekolah yang Menolak MBG

Deba Salamah25 Januari 2026 / 09:43 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.