Surabaya (tutur.co.id) – Seluruh pertandingan seri Surabaya dalam babak final four Proliga 2026 telah rampung. Hasilnya, tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi dan tim putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berhasil memuncaki klasemen sementara.
Dominasi kedua tim tersebut menjadi sinyal kuat dalam perebutan tiket menuju grand final, meski persaingan masih terbuka lebar pada seri berikutnya.
Di sektor putra, Jakarta Bhayangkara Presisi memimpin klasemen dengan raihan enam poin. Perolehan tersebut sejatinya sama dengan Jakarta LavAni Livin Transmedia, namun Bhayangkara unggul dalam rasio set.
Sementara itu, Surabaya Samator dan Jakarta Garuda Jaya masih belum mampu mengamankan poin dan berada di posisi terbawah.
Persaingan di sektor ini dipastikan akan semakin ketat pada seri lanjutan, mengingat selisih performa antar tim masih sangat tipis.
Pada kategori putri, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia tampil solid dengan mengoleksi enam poin. Mereka unggul dua angka dari Jakarta Pertamina Enduro yang berada di posisi kedua.
Sementara itu, Jakarta Electric PLN mengoleksi dua poin dan menempati peringkat ketiga. Adapun Jakarta Popsivo Polwan masih belum meraih poin dari dua laga yang telah dijalani.
Kondisi ini membuat peluang lolos ke grand final di sektor putri masih sangat dinamis.
Meski klasemen mulai terbentuk, peluang seluruh tim untuk melaju ke partai puncak belum tertutup. Babak final four masih akan berlanjut dalam dua seri berikutnya.
Seri selanjutnya dijadwalkan berlangsung di Surakarta, tepatnya di GOR Sritex pada 9 hingga 12 April 2026. Beberapa laga krusial akan tersaji, termasuk duel antara Phonska dan Pertamina di sektor putri, serta pertemuan Bhayangkara melawan LavAni di sektor putra.
Setelah itu, rangkaian final four akan ditutup di Semarang pada 16 hingga 19 April 2026, yang akan menjadi penentu tim-tim yang lolos ke grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya
Putra:
- Jakarta Bhayangkara Presisi – 6 poin
- Jakarta LavAni Livin Transmedia – 6 poin
- Surabaya Samator – 0 poin
- Jakarta Garuda Jaya – 0 poin
Putri:
- Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia – 6 poin
- Jakarta Pertamina Enduro – 4 poin
- Jakarta Electric PLN – 2 poin
- Jakarta Popsivo Polwan – 0 poin
Dengan masih tersisanya dua seri pertandingan, tensi persaingan dipastikan akan meningkat. Konsistensi performa akan menjadi kunci bagi setiap tim untuk mengamankan tiket menuju grand final Proliga 2026. (sas)

