Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Pengamat: Tiga Alasan Perundingan AS dan Iran di Pakistan Gagal Total

Pengamat: Tiga Alasan Perundingan AS dan Iran di Pakistan Gagal Total

Internasional Toto Pribadi17 April 2026 / 16:25 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengamat Luar Negeri Pitan Daslani dalam podcast Bang Don Zuper Opini (Foto: Tutur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Pengamat Politik Luar Negeri Pitan Daslani membeberkan alasan perundingan damai antar Amerika Serikat dengan Iran di Pakistan berujung kegagalan. Menurutnya ada tiga alasan utama yang membuat Pitan sangat yakin pertemuan di Islamabad itu akan tanpa hasil.

Yang pertama, menurut Pitan saat menjadi bintang tamu podcast Bang Don Zuper Opini, pemilihan Pakistan sebagai juru damai sangatlah tidak tepat. Menurutnya ada beberapa negara lain yang lebih laiak menjadi mediator dalam perundingan tersebut.

“Saya juga bertanya kok Pakistan yang menjadi mediator. Menurut saya itu pilihan salah karena Pakistan tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel. Padahal Israel yang memulai perang. Kan tuan rumah perundingan harusnya netral dan diterima semua pihak,” kata Pitan Daslani.

Menurut Pitan, beberapa negara seperti Mesir lebih laiak menjadi penengah dalam perundingan AS versus Iran. Hal itu karena Mesir punya hubungan diplomatik dengan dua negara tersebut.

Kedua, lanjut Pitan, mekanisme perundingan juga sangat janggal. Hal itu dilihat dari banyaknya tuntutan yang dibawa masing-masing delegasi, baik delegasi AS maupun Iran.

“Kedua, mekanisme perundingan damai juga tidak seimbang. Iran dengan 10 tuntutan sedangkan Amerika Serikat dengan 15 tuntutan. Gak adil makanya tidak bisa. Harusnya peran tuan rumah harus mensinkronkan jumlah tuntutan itu,” kata Pitan Daslani.

Lalu yang terakhir menurut Pitan Daslani, sebelum pertemuan di Islamabad berlangsung, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif telah membuat blunder dengan pernyataannya. Ia mengatakan semua Yahudi Eropa harus diusir dan dibuang ke api neraka.

“Ya itu yang membuat Benjamin Netanyahu marah karena bapaknya kan Yahudi Polandia dan ibunya Yahudi Lithuania. Jadi memang dari Eropa. Makanya di bom lah itu Lebanon saat perundingan biar gagal,” pungkas Pitan Daslani.

Baca Juga  Trump: Peradaban Iran akan Musnah Malam Ini

Buat Kawan Tutur dapat menyaksikan perbincangan menarik Pitan Daslani dengan Don Bosco Selamun di akun youtube Tutur TV yang akan tayang hari ini pukul 20.00 WIB.

Bang Don Super Opini headline Perang Iran perundingan amerika serikat dan iran pitan daslani
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBlok Mahakam Tambah Produksi Gas 20 MMSCFD, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Next Article DJP Siap Terapkan Pajak E-Commerce, Tunggu Tanda Tangan Menkeu Purbaya

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kanada Jadi Tim Pertama Lolos Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Deba Salamah29 Juni 2026 / 10:38 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.