Jakarta (Tutur.co.id) – Pengamat militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie tampaknya bakal memprediksi perang antara militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran akan berjalan alot. Alasannya, Iran punya sejarah panjang sebagai bangsa yang tak mudah ditaklukkan.
Connie Bakrie memang memandang masing-masing negara yang bertikai di Kawasan Teluk itu punya kelebihan masing-masing. Kalau secara kalkulasi, menurut Connie, AS itu punya kekuatan pada teknologi,logistik serta dominasi laut dan Udara.
Lalu Isrel punya kekuatan pada teknologi plus intelijen dan juga kekuatan udara. Sedangkan Iran, maish menurut Connie, punya kekutan pada kuantitas plus rudal dan proxy regional.
“Jadi kalau kita ukur, kita mau ngomong jangka pendek atau jangka panjang, kalau jangka pendek Amerika bisa menang tapi menghadapi Iran tidak mudah,” kata Connie Bakrie dalam acara podcast Bang Don Super Opini.
Menurut Connie Bakrie, Iran itu bukan hanya sekedar negara. Namun juga sebuah peradaban yang juga telah teruji dalam sejarah panjang.
“Iran itu bukan negara kalau saya bilang, dia itu Civilization (peradaban). Jatuh-bangun, jatuh-bangun tapi tetap eksis. Karakter mereka sudah tertanam betul di jiwa, pikiran, hati, doa, nyanyian, tanah, air dan 2.500 tahun survive meski dihajar Yunani, dihajar Romawi, Alexander The Great, Arab, Irak. Mereka tahan banting,” beber Connie.
Namun yang menarik, kali ini lawan Iran juga sebuah bangsa dengan peradaban yang tak kalah tahan banting. Israel juga punya sejarah panjang untuk tetap eksis meski telah mengalami berbagai usaha pemusnahan seperti yang pernah dilakukan Adolf Hitler.

