Yerusalem (Tutur.co.id) – Militer Israel menyatakan telah menargetkan Universitas Imam Hussein, sebuah institusi yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), dalam rangkaian serangan militer ke Iran pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Dalam pernyataannya, dilansir dari Iranwire, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan operasi yang berlangsung pada dini hari itu melibatkan lebih dari 80 pesawat tempur.
Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari gelombang operasi udara yang lebih luas terhadap berbagai target yang diklaim terkait dengan infrastruktur militer Iran.
Universitas Imam Hussein di Teheran dikenal sebagai lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan IRGC dan memiliki program pelatihan yang berkaitan dengan bidang militer dan teknologi pertahanan.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Iran di satu sisi dan Amerika Serikat serta Israel di sisi lain.
Dalam beberapa hari terakhir, berbagai laporan menyebutkan terjadinya serangan udara, peluncuran rudal, serta pencegatan drone di sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

