Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Kasus Penyekapan Sadis di Bandung, Anggota Komisi III Minta Pelaku Dikebiri
  • Ceko vs Meksiko: Laju Kereta Cepat Dihadang Tembok Kokoh El Tri
  • Moment Unik di Piala Dunia 2026, Merlin Si Bebek Gemoy Mexico
  • KPK Serahkan Barang Rampasan Rp153 M dan Barang Mewah ke PT Taspen
  • Penelitian Terbaru, Desain Mobil Masa Kini Lebih Berbahaya bagi Keselamatan
  • Presiden Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan PNS Susah Naik
  • Kasus Silmy Karim, KPK Periksa 13 Saksi Pemerasan WNA
  • Polda Jabar Periksa Kejiwaan Pelaku Penyekapan Biadab di Bandung
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Mobil»Penelitian Terbaru, Desain Mobil Masa Kini Lebih Berbahaya bagi Keselamatan

Penelitian Terbaru, Desain Mobil Masa Kini Lebih Berbahaya bagi Keselamatan

Mobil Rizky Alfiantiko24 Juni 2026 / 16:42 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi SUV berukuran besar diproduksi konveyor perakitan pabrik otomotif modern, mencerminkan tren meningkatnya popularitas kendaraan besar yang kini mendominasi pasar global.(Foto:Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Produsen otomotif terus berlomba untuk membuat mobil yang semakin aman bagi konsumennya. Namun di balik peningkatan teknologi keselamatan tersebut, sebuah studi terbaru mengungkap sisi lain yang cukup mengagetkan sekaligus mengkhawatirkan. Apa itu?

Penelitian yang dilakukan The New York Times, Rabu 24 Juni 2026, menemukan bahwa desain mobil modern membawa dampak serius bagi keselamatan pengguna jalan lainnya. Salah satu faktor utama yang disorot adalah tinggi kap mesin mobil yang terus meninggi. Kondisi ini membuat titik saat kecelakaan berada lebih tinggi dari pusat gravitasi tubuh manusia.

Akibatnya, korban tabrakan tidak lagi terdorong ke atas kap mobil seperti pada mobil generasi lama. Sebaliknya, mereka lebih sering terpental langsung ke permukaan jalan yang keras setelah tertabrak. Dan para peneliti menyebut kondisi ini meningkatkan risiko cedera fatal bahkan pada kecepatan yang relatif rendah.

Masalah lainnya datang dari desain pilar depan yang kini dibuat lebih tebal demi melindungi penumpang saat kendaraan terguling. Walaupun efektif meningkatkan keselamatan di dalam kabin, desain tersebut menciptakan titik buta yang lebih besar bagi pengemudi. Dalam situasi tertentu, pejalan kaki bisa saja tidak terlihat hingga terlambat untuk menghindari tabrakan dan akhirnya terjadi suatu hal yang tidak diingingkan.

Data yang dianalisis menunjukkan bahwa setiap kenaikan satu inci tinggi kap mesin meningkatkan kemungkinan kematian pejalan kaki sekitar 2,8 persen. Para peneliti memperkirakan antara 2.600 hingga lebih dari 3.000 korban tabrak mungkin dapat diselamatkan dari rentang 2016 hingga 2024 jika ukuran kendaraan tetap seperti awal tahun 2000-an. Angka tersebut dianggap konservatif karena belum memasukkan kecelakaan yang terjadi di area parkir atau jalan pribadi.

Baca Juga  Airlangga Minta Himbara Tak Buru-Buru Naikkan Bunga Kredit Usai BI Rate Jadi 5,75%

Penelitian juga membandingkan pickup modern dengan model lama pickup generasi lama. Hasilnya menunjukkan titik buta pada beberapa model populer mengalami peningkatan signifikan. Bahkan pada Chevrolet Silverado, area yang tidak terlihat pengemudi hampir dua kali lebih besar dibanding generasi lamanya.

Temuan ini kembali memunculkan perdebatan mengenai arah perkembangan industri otomotif modern. Di satu sisi, kendaraan semakin aman bagi penumpangnya, tetapi di sisi lain keselamatan pejalan kaki dinilai belum mendapat perhatian yang sama. Kedepanya, para ahli berharap produsen dan regulator dapat menemukan keseimbangan antara perlindungan penumpang dan keselamatan seluruh pengguna jalan.

desain mobil headline Kecelakaan mobil baru otomotif penelitian
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePresiden Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan PNS Susah Naik
Next Article KPK Serahkan Barang Rampasan Rp153 M dan Barang Mewah ke PT Taspen

Berita Lainnya

Kasus Penyekapan Sadis di Bandung, Anggota Komisi III Minta Pelaku Dikebiri

24 Juni 2026 / 18:02 WIB

Moment Unik di Piala Dunia 2026, Merlin Si Bebek Gemoy Mexico

24 Juni 2026 / 17:20 WIB

KPK Serahkan Barang Rampasan Rp153 M dan Barang Mewah ke PT Taspen

24 Juni 2026 / 17:13 WIB

Presiden Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan PNS Susah Naik

24 Juni 2026 / 16:13 WIB

Kasus Silmy Karim, KPK Periksa 13 Saksi Pemerasan WNA

24 Juni 2026 / 15:54 WIB

Polda Jabar Periksa Kejiwaan Pelaku Penyekapan Biadab di Bandung

24 Juni 2026 / 15:24 WIB
Form Komentar Cancel Reply

ICW Laporkan Dugaan Korupsi BGN ke KPK, Kerugian Negara Rp49,5 Miliar

Ahmad Nuryaman07 Mei 2026 / 17:12 WIB

Kasus Penyekapan Sadis di Bandung, Anggota Komisi III Minta Pelaku Dikebiri

24 Juni 2026 / 18:02 WIB

Ceko vs Meksiko: Laju Kereta Cepat Dihadang Tembok Kokoh El Tri

24 Juni 2026 / 18:00 WIB

Moment Unik di Piala Dunia 2026, Merlin Si Bebek Gemoy Mexico

24 Juni 2026 / 17:20 WIB

KPK Serahkan Barang Rampasan Rp153 M dan Barang Mewah ke PT Taspen

24 Juni 2026 / 17:13 WIB

Penelitian Terbaru, Desain Mobil Masa Kini Lebih Berbahaya bagi Keselamatan

24 Juni 2026 / 16:42 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.