Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Daerah»Genangan Menyusut, Pemkot Surabaya Tambah Lima Rumah Pompa dan Perbesar Sistem Drainase

Genangan Menyusut, Pemkot Surabaya Tambah Lima Rumah Pompa dan Perbesar Sistem Drainase

Daerah Sasha Widiawati02 Februari 2026 / 05:50 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pemkot Surabaya menambah lima rumah pompa dan memperbesar drainase untuk menghadapi potensi hujan ekstrem pada Februari 2026.
Pemkot Surabaya menambah lima rumah pompa dan memperbesar drainase untuk menghadapi potensi hujan ekstrem pada Februari 2026.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Surabaya (tutur.co.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat kesiapan infrastruktur pengendalian banjir menjelang potensi curah hujan ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Februari 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penambahan rumah pompa, normalisasi saluran air, serta peningkatan kapasitas sistem drainase di sejumlah wilayah rawan genangan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menyampaikan bahwa pemkot telah menyiapkan pembangunan rumah pompa baru di beberapa kawasan strategis. Lokasi tersebut antara lain di sekitar Gereja Bethany, kawasan Semolo, Nginden, serta Teluk Betung di wilayah Teluk Kumai.

Dengan tambahan tersebut, jumlah rumah pompa di Surabaya akan bertambah lima unit dari total sebelumnya sebanyak 85 unit. Proses pengadaan dan lelang proyek dijadwalkan berlangsung pada Januari hingga Februari 2026 sebagai bagian dari percepatan penguatan sistem pengendalian banjir kota.

Selain pembangunan infrastruktur baru, Hidayat menegaskan bahwa normalisasi saluran air tetap menjadi langkah utama untuk menjaga kelancaran aliran air. Normalisasi dilakukan secara intensif dengan menggunakan alat berat serta melibatkan Satuan Tugas (Satgas) di tingkat kecamatan.

Ia mencontohkan kawasan Simo Kalangan yang memiliki tingkat sedimentasi cukup tinggi dan telah menjadi prioritas penanganan. Dalam pelaksanaannya, Satgas kecamatan turut dilibatkan untuk membersihkan saluran-saluran lingkungan permukiman agar fungsi drainase tetap optimal.

Sementara itu, Kepala Bidang Drainase DSDABM Kota Surabaya, Adi Gunita, menjelaskan bahwa sistem drainase kota terus dievaluasi seiring perubahan pola dan intensitas curah hujan. Menurutnya, beberapa saluran yang sebelumnya dirancang dengan kapasitas tertentu kini perlu disesuaikan agar mampu menampung debit air yang lebih besar.

Pada tahun 2026, DSDABM melakukan intervensi terhadap 12 dari total 30 sistem drainase yang dimiliki Kota Surabaya. Intervensi tersebut mencakup preservasi dan peningkatan kapasitas saluran, termasuk pembesaran long storage yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

Baca Juga  Bagian dari RPJMD Surabaya, Wali Kota Surabaya: RPH Pegirian Tetap Dipindah!

Adi mengungkapkan bahwa sejak 2021, pemkot telah memetakan sekitar 220 titik genangan di Surabaya. Melalui berbagai upaya penanganan, jumlah tersebut berhasil ditekan menjadi sekitar 138 titik. Meski demikian, beberapa kawasan seperti Jalan Raya Tenggilis Mejoyo, Simo Kalangan, dan Margo Mulyo masih masuk dalam daftar prioritas penanganan jangka menengah hingga lima tahun ke depan.

Menurut Adi, pengendalian genangan air di Surabaya difokuskan pada tiga parameter utama, yakni tinggi genangan, durasi genangan, dan luas area terdampak. Khusus untuk kawasan Margo Mulyo, karakter wilayah yang berada di cekungan dan di bawah jalan tol menjadi tantangan tersendiri. Meski telah dilengkapi Rumah Pompa Dongfeng, peningkatan kapasitas dan konektivitas saluran masih diperlukan.

Menghadapi puncak musim hujan Februari 2026, DSDABM memprioritaskan kegiatan operasi dan pemeliharaan (OP) secara masif. Kegiatan tersebut meliputi pengerukan saluran secara rutin untuk mengurangi sedimentasi yang berpotensi menghambat aliran air.

Adi mengakui ketidakpastian cuaca menjadi tantangan dalam pengendalian banjir perkotaan. Oleh karena itu, selain memastikan kesiapan sarana dan prasarana, Pemkot Surabaya juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah, yang dinilai masih menjadi faktor krusial penyebab tersumbatnya saluran air.

Dengan kombinasi penguatan infrastruktur dan peningkatan kesadaran masyarakat, Pemkot Surabaya optimistis upaya pengendalian genangan dapat terus ditekan dan risiko banjir di musim hujan ekstrem dapat diminimalkan. (sas)

Banjir pemkot surabaya Surabaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMercedes-Benz Rayakan 140 Tahun Inovasi dengan S-Class Berbasis AI Siap Otonom Level 4
Next Article IHSG Masih Konsolidasi, Investor Bisa Melirik HMSP, GGRM, BBTN, UNVR, dan BRIS

Berita Lainnya

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

15 Juli 2026 / 02:08 WIB

Siap-siap GIIAS 2026 Hadir di 5 Kota Besar, Surabaya hingga Makassar

14 Juli 2026 / 14:00 WIB

Update Kasus Dokter Icha, Sikap 3 Partai hingga Pemeriksaan 32 Saksi di Polda NTT

14 Juli 2026 / 11:57 WIB

Misi Mencekam di Langit Papua: Tiga Helikopter Tempur Evakuasi Jasad Pilot AS yang Tewas Ditembak KKB

03 Juli 2026 / 10:23 WIB

KKB Bakar Pesawat di Yahokimo, Pilot Dikabarkan Tewas di Lokasi

02 Juli 2026 / 17:06 WIB

Gubernur Jakarta: Gembok Cinta Tepat di Depan Gedung KPK

02 Juli 2026 / 11:14 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Danantara Kejar Rating S&P dan Moody’s usai Kantongi BBB Stabil

Gusti Tetiro16 Februari 2026 / 03:20 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.