Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Mobil»Nissan Pangkas 900 Pekerjaan di Eropa, Chery Siap Masuk!

Nissan Pangkas 900 Pekerjaan di Eropa, Chery Siap Masuk!

Mobil Rizky Alfiantiko11 Mei 2026 / 17:25 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pekerja sedang melakukan proses perakitan kendaraan di pabrik otomotif Nissan di Sunderland, Inggris, di tengah langkah efisiensi perusahaan dan restrukturisasi operasional di pasar Eropa.(Foto:Tutur/BBC.Com)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Nissan melakukan langkah besar dalam restrukturisasi bisnisnya di Eropa dengan memangkas sekitar 900 pekerjaan. Keputusan ini menjadi bagian dari strategi pemulihan perusahaan yang diberi nama RE:Nissan.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menghadapi perubahan pasar otomotif global yang semakin kompetitif. Meski demikian, Nissan memastikan perubahan ini tetap mempertimbangkan keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Salah satu perubahan utama terjadi di pabrik Sunderland, Inggris, yang selama ini menjadi basis produksi beberapa model populer Nissan. Perusahaan akan menggabungkan dua jalur produksi menjadi satu untuk model Leaf, Juke, dan Qashqai.

Kebijakan ini dilakukan agar kapasitas produksi dapat digunakan secara lebih optimal. Nissan juga menegaskan bahwa penggabungan jalur produksi tersebut tidak akan menyebabkan pemutusan hubungan kerja di fasilitas Sunderland.

Walaupun tidak ada pengurangan pekerja di lini produksi Sunderland, sebagian kecil posisi kantor di Inggris tetap terdampak oleh efisiensi perusahaan. Secara keseluruhan, pemangkasan tenaga kerja akan tersebar di beberapa negara Eropa.

Selain itu, Nissan juga berencana menutup sebagian gudang mereka di Barcelona serta mengubah sistem distribusi kendaraan ke negara-negara Nordik. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk menyederhanakan struktur bisnis perusahaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar kendaraan global mengalami tekanan akibat persaingan ketat, peralihan menuju kendaraan listrik, dan perubahan perilaku konsumen. Terlebih dengan aksi ‘brutal’ produsen mobil listrik asal Tiongkok.

Nah dengan strategi baru tersebut, Nissan berharap mampu mempertahankan profitabilitas di tengah tantangan ekonomi internasional. Perusahaan juga tengah berdiskusi dengan para pekerja terkait implementasi kebijakan tersebut.

Chery Peluang Gunakan Pabrik Nissan

Menariknya, penggabungan jalur produksi di Sunderland membuka peluang bagi produsen lain untuk memanfaatkan pabrik tersebut. Saat ini, fasilitas Sunderland masih beroperasi di bawah kapasitas maksimalnya.

Baca Juga  Rupiah Semakin Babak Belur, Sore Ini Tembus Rp17.822 per Dolar AS

Nissan disebut telah melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan otomotif lain untuk mengisi ruang produksi yang tersedia. Strategi ini dinilai dapat membantu menjaga aktivitas industri otomotif di kawasan tersebut.

Salah satu perusahaan yang dikabarkan tertarik adalah Chery, produsen otomotif asal China yang menaungi merek Jaecoo dan Omoda. Chery diketahui mulai memperluas pasar mereka di Inggris sejak akhir 2024 dan penjualannya terus meningkat dengan cepat.

Bahkan, perusahaan tersebut juga tengah mempersiapkan produksi kendaraan di bekas pabrik Nissan di Barcelona. Kehadiran Chery di Eropa menjadi sinyal kuat meningkatnya dominasi produsen mobil China di pasar internasional.

Kepala Chery Inggris, Victor Zhang, sebelumnya menyatakan bahwa perusahaan sedang mengevaluasi kemungkinan membangun basis manufaktur di Inggris. Jika kerja sama dengan Nissan benar-benar terwujud, langkah ini dapat menjadi peluang baru bagi industri otomotif Inggris di tengah tekanan global.

Selain membantu memanfaatkan kapasitas pabrik yang belum optimal, kolaborasi tersebut juga dapat membuka potensi investasi baru di sektor kendaraan masa depan. Industri otomotif Eropa kini menghadapi fase transformasi besar yang dipengaruhi oleh efisiensi, elektrifikasi, dan ekspansi produsen Asia.

chery Eropa headline Kendaraan listrik Nissan otomotif pabrik mobil
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleProfil Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, Diasingkan hingga Dipenjara
Next Article Hantavirus dan Bayang-Bayang Pandemi Baru

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Kasus Minyak Mentah Pertamina, Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara

Kristo Suryokusumo14 Februari 2026 / 20:00 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.