Liverpool (Tutur.co.id) – Penyerang Liverpool Mohamed Salah menilai timnya kehilangan identitas permainan sepanjang musim 2025/2026 setelah tampil tidak konsisten dalam beberapa bulan terakhir. Pernyataan itu disampaikan Salah setelah Liverpool kalah 2-4 dari Aston Villa pada lanjutan Liga Inggris di Villa Park, Jumat (15/5) waktu setempat.
Hasil tersebut membuat posisi Liverpool dalam persaingan tiket Liga Champions semakin terancam. The Reds kini turun ke posisi kelima klasemen sementara dan wajib meraih hasil maksimal pada laga terakhir musim ini.
Salah mengaku kecewa dengan performa tim yang dinilainya tidak mampu mempertahankan karakter permainan yang selama ini menjadi kekuatan Liverpool.
“Kami kehilangan identitas permainan kami,” kata Salah kepada Sky Sports.
Menurut pemain asal Mesir itu, Liverpool terlalu sering kehilangan konsentrasi pada momen-momen penting pertandingan. Ia juga menilai tim gagal menjaga intensitas permainan seperti yang biasa mereka tunjukkan dalam beberapa musim terakhir.
“Kami tidak bermain seperti Liverpool yang sebenarnya,” ujar Salah.
Musim ini Liverpool memang mengalami penurunan performa setelah sempat tampil kompetitif pada awal musim. Cedera sejumlah pemain utama, jadwal padat, dan perubahan pendekatan permainan disebut menjadi beberapa faktor yang memengaruhi konsistensi tim.
Meski demikian, Salah meminta rekan-rekannya tetap fokus menghadapi laga terakhir musim ini. Ia menegaskan Liverpool masih memiliki peluang mengamankan tiket Liga Champions jika mampu meraih kemenangan dan berharap hasil tim lain menguntungkan mereka.
“Kami harus tetap bersatu dan menyelesaikan musim dengan baik,” kata Salah.
Pelatih Liverpool Arne Slot sebelumnya juga mengakui timnya kehilangan konsistensi dalam beberapa pekan terakhir. Namun, ia menegaskan Liverpool akan melakukan evaluasi besar menjelang musim depan untuk mengembalikan daya saing tim di papan atas Liga Inggris.
Salah sendiri tetap menjadi salah satu pemain paling produktif Liverpool musim ini meski sempat absen akibat cedera hamstring. Pemain berusia 33 tahun itu masih menjadi tumpuan utama lini serang The Reds dengan kontribusi gol dan assist yang konsisten di berbagai kompetisi.

