Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Politik»Mengenang Mendiang Juwono Sudarsono, Sang Begawan Kepercayaan 5 Presiden Indonesia

Mengenang Mendiang Juwono Sudarsono, Sang Begawan Kepercayaan 5 Presiden Indonesia

Politik Toto Pribadi28 Maret 2026 / 17:20 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Juwono Sudarsono, sang begawan politik Indonesia (Foto: Tutur/JuwonoSudarsono)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – Indonesia berduka. Salah satu putra terbaik Merah Putih, Juwono Sudarsono meninggal dunia pada Sabtu 28 Maret 2026 pada pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan di usia 84 tahun. Untuk menggambarkan sosoknya cukup dengan fakta bahwa ia dipercaya oleh lima presiden berbeda Indonesia.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun telah meninggal dunia Prof Dr Juwono Sudarsono Mantan Mendikbud dan Menteri Pertahanan, Kabinet Indonesia Bersatu pada Sabtu, 28 Maret 2026 jam 13:45. Di RSPI Pondok Indah, Jakarta,” tulis pesan singkat dari putra mendiang Juwono Sudarsono.

Tak bisa dipungkiri, pria kelahiran 5 Maret 1942 ini adalah sosok penting dalam percaturan politik tanah air. Tenaga dan pikirannya selalu menjadi pilihan presiden-presiden yang pernah memimpin Indonesia. Mulai dari era Soeharto hingga Susilo Bambang Yudhoyono.

Beliau dikenal luas sebagai begawan ilmu politik dan mencatatkan sejarah sebagai tokoh sipil pertama yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan di era reformasi. Integritas, kedalaman ilmu, dan sikapnya yang rendah hati menjadikannya salah satu sosok yang paling dihormati dalam kancah politik dan pemerintahan Indonesia.

Latar Belakang dan Pendidikan

Lahir di Banjar, Ciamis, Jawa Barat, Juwono tumbuh dalam keluarga diplomat. Ayahnya, Sudarsono, adalah seorang pejuang kemerdekaan yang pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri dan Duta Besar RI. Latar belakang ini membentuk minat mendalam Juwono pada isu-isu internasional dan politik sejak usia dini.

Pendidikan akademis beliau sangat cemerlang, mencakup berbagai institusi bergengsi di dalam dan luar negeri. Ia lulus sarjan muda dan sarjana di Universitas Indonesia. Lalu merengkuh gelar Master of Arts (MA) di The Institute of Social Studies, Den Haag, Belanda dan University of California, Berkeley, Amerika Serikat.

Baca Juga  Prabowo Instruksikan Lahan Negara untuk Rumah Rakyat di Lokasi Premium

Lalu menyabet gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di London School of Economics and Political Science (LSE), Inggris.

Karier Akademis: Sang Begawan

Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia pemerintahan, Juwono adalah seorang pendidik sejati. Beliau mendedikasikan sebagian besar hidupnya di Universitas Indonesia (UI), di mana beliau menjabat berbagai posisi penting.

Ia menjadi Guru Besar Ilmu Politik dengan memberikan kontribusi besar pada pengembangan kurikulum dan pemikiran politik di Indonesia. Ia juga tercatat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP UI) yang memimpin fakultas tersebut menuju standar akademis yang lebih tinggi.

Juwono Sudarsono juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Lemhannas dimana saat itu ia punya peran penting menjembatani pemikiran sipil dan militer dalam konteks ketahanan nasional.

Pengabdian di Pemerintahan

Karier Juwono di kabinet membentang melalui berbagai periode kepemimpinan nasional, menunjukkan kepercayaan besar yang diberikan oleh berbagai presiden kepadanya:

  • Menteri Negara Lingkungan Hidup: 1998/Kabinet Pembangunan VII/Presiden Soeharto
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: 1998-1999/Kabinet Reformasi Pembangunan/Presiden BJ Habibie
  • Menteri Pertahanan: 1999–2000/Kabinet Persatuan Nasional/Presiden Abdurrahman Wahid
  • Duta Besar RI untuk Britania Raya: 2003-2004/Presiden Megawati Soekarnoputri
  • Menteri Pertahanan: 2004–2009/Kabinet Indonesia Bersatu/Susilo Bambang Yudhoyono

Terobosan dan warisan

Penunjukannya sebagai Menteri Pertahanan oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada tahun 1999 merupakan tonggak sejarah penting. Sebagai orang sipil pertama yang memegang jabatan tersebut sejak tahun 1950-an, Juwono berhasil mengelola transisi hubungan sipil-militer dengan sangat halus, menekankan pada profesionalisme TNI dan supremasi hukum.

Juwono Sudarsono dikenal karena pandangannya yang moderat dan analitis. Beliau sering menekankan pentingnya pembangunan karakter bangsa melalui pendidikan dan perlunya Indonesia memiliki posisi tawar yang kuat namun elegan di dunia internasional. Meskipun telah pensiun dari jabatan publik, beliau tetap aktif memberikan sumbangsih pemikiran melalui tulisan-tulisan dan ceramah akademis hingga akhir hayatnya.

Baca Juga  ECB Naikkan Suku Bunga Pertama Kali Sejak 2023, Perang AS-Iran Picu Alarm Inflasi Eropa

Beliau wafat pada 28 Maret 2026 di Jakarta, meninggalkan warisan berupa standar integritas yang tinggi bagi para pejabat publik dan inspirasi bagi generasi muda akademisi Indonesia.

begawan berita duka headline juwono sudarsono kementerian pertahanan profil
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKabar Duka, Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia
Next Article Genap Sebulan Perang, Iran Klaim 500 Tentara AS Tewas dan Terluka

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

LPDB Koperasi–MUI Dorong Ekonomi Lokal Lewat Penguatan Koperasi Produktif

Toto Pribadi14 April 2026 / 17:30 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.