Manchester (Tutur.co.id) – Kemenangan Manchester United atas Arsenal di Liga Inggris pada akhir pekan lalu harus dibayar mahal. Winger lincah Patrick Dorgu diperkirakan harus absen selama 10 pekan akibat cedera hamstring.
“Patrick Dorgu diperkirakan akan menepi sekitar 10 pekan setelah hasil pemindaian menunjukkan dia mengalami cedera hamstring,” demikian laporan dari The Athletic pada Selasa (27/1/2026)..
Pemain berusia 21 tahun itu mengalami masalah pada hamstring ketika mengejar umpan panjang di babak kedua. Padahal, dia tampil gemilang dalam laga tersebut dengan mencetak gol lewat tendangan setengah voli dari luar kotak penalti.
Pihak Manchester United masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tingkat keparahan cedera tersebut. Namun, The Athletic melaporkan Dorgu terancam menepi cukup lama, dengan jadwal pemulihan yang belum sepenuhnya pasti.
“Durasi pemulihannya masih terus dievaluasi, tetapi cedera tersebut ternyata lebih serius daripada sekadar kram seperti yang sempat diharapkan sebelumnya,” seperti yang ditulis The Athletic.
Cedera ini menjadi kerugian besar bagi United. Di era pelatih Ruben Amorim, Dorgu lebih sering dimainkan sebagai wing-back. Namun, sejak Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih interim, pemain asal Denmark itu dipercaya mengisi posisi sayap kiri.
Kepercayaan tersebut terbayar, dengan Dorgu selalu menjadi starter dan mencetak gol dalam kemenangan penting atas Manchester City dan Arsenal.
Bila benar harus absen selama 10 pekan, Dorgu dipastikan akan melewatkan delapan pertandingan ke depan dan baru berpeluang kembali merumput setelah jeda internasional Maret.
Saat konferensi pers seusai laga melawan Arsenal, Michael Carrick sempat berharap cedera yang dialami Dorgu tidak terlalu serius. Dia berharap pemainnya itu hanya mengalami kram saat ditarik keluar lapangan.
Dorgu menambah daftar pemain United yang harus masuk ruang perawatan. Sebelumnya, bek tengah Matthijs de Ligt juga absen panjang setelah mengalami cedera punggung sejak awal Desember dan telah melewatkan 11 pertandingan terakhir.

