Manchester (Tutur.co.id) – Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengungkapkan kekecewaannya terhadap penyelesaian akhir timnya setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan West Ham United pada lanjutan Liga Inggris musim 2025/2026.
Pertandingan yang berlangsung di London Stadium, Minggu (15/3/2026) pukul 03.00 WIB, memperlihatkan dominasi The Cirizens dalam penguasaan bola dan jumlah peluang. Namun, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi kemenangan.
“Apa yang bisa saya katakan? Kami seharusnya lebih baik di sepertiga wilayah pertahanan lawan, itu saja. Situasi seperti itu sudah sering terjadi musim ini,” ujar Guardiola seperti dikutip dari laman resmi Manchester City.
Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, dengan banyaknya peluang yang tercipta, timnya seharusnya mampu mencetak lebih dari tiga gol dalam pertandingan tersebut.
Berdasarkan statistik resmi Liga Inggris, Manchester City menguasai jalannya pertandingan dengan 71,3 persen penguasaan bola. The Citizens juga terus menekan pertahanan West Ham dengan mencatatkan 24 percobaan tembakan, enam di antaranya tepat sasaran.
Namun dari sejumlah peluang tersebut, Manchester Biru hanya mampu mencetak satu gol. Sebaliknya, West Ham berhasil menyamakan kedudukan dari satu-satunya tembakan mereka yang mengarah ke gawang.
“Sepak bola memang tidak bisa diprediksi. Lawan hanya memiliki satu peluang dan bisa mencetak gol dari situ,” kata Guardiola.
Guardiola menilai situasi serupa beberapa kali dialami timnya musim ini. Ia mencontohkan hasil imbang saat menghadapi Sunderland (0-0), Brighton & Hove Albion (1-1), dan Chelsea (1-1) pada Januari 2026, ketika timnya menciptakan banyak peluang tetapi gagal mengamankan kemenangan.
Hasil imbang melawan West Ham membuat City yang berada di peringkat kedua klasemen kini mengoleksi 61 poin dari 30 pertandingan. Mereka tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen sementara, Arsenal, yang telah mengumpulkan 70 poin dari 31 laga.
Meski jarak poin cukup besar, Guardiola tetap menilai peluang juara masih terbuka bagi timnya.
“Kami masih memiliki satu pertandingan melawan Arsenal di kandang. Situasi memang rumit, tetapi saya selalu positif. Jika suatu saat kami sudah tidak mungkin lagi menjadi juara, saya akan menelepon Mikel untuk mengucapkan selamat,” ujarnya.
DI sisi lain, bagi West Ham, hasil imbang ini cukup berarti karena membawa mereka keluar dari zona degradasi. The Hammers kini menempati posisi ke-17 klasemen sementara dengan raihan 29 poin dari 30 pertandingan.

