Jakarta (tutur.co.id) – Kuasa hukum Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya yakni Krisna Murti menanggapi kabar yang beredar soal pengunduran diri Elza Syarief.
Elza diketahui sebelumnya masuk sebagai tim kuasa hukum bersama Krisna Murti untuk membela Sony yang kini terjerat korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Dadan Hindayana dan Lodewyk Pusung.
Namun kabar mengejutkan datang tiba-tiba pada Senin 16 Juni 2026, ia menyatakan telah angkat tangan membela Sony untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam skandal korupsi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Menanggapi pengunduran diri Elza, Krisna Murti meluruskan pemberitaan yang sudah terlanjur beredar, bahwa berdasarkan keterangan Sony telah lebih dulu mencabut kuasanya.
“Saya tanya (Elza), mengundurkan diri? ‘Tidak, saya cabut kuasanya Bu Elza per hari Senin pagi, dan suratnya itu sudah saya kirimkan kepada kantornya Bu Elza,” kata Krisna saat ditemui usai dampingi pemeriksaan Sony oleh Kejagung, Kamis 19 Juni 2026.
Meski begitu, dia belum bisa menjelaskan mengenai hal tersebut lantaran pertemuan yang singkat jelang pemeriksaan. Dia juga membantah saat disinggung keluarnya Elza lantaran kerap dipersulit bertemu Sony bahkan dianggap membahayakan.
“Berbahaya gimana? Orang kalau sudah memberikan kuasa, berarti kan dia percaya. Jangankan rahasia hidupnya, nyawanya diberikan kepada pengacaranya. Kenapa harus takut, gitu loh, ya kan? Betul dong, kenapa harus takut?,” cetusnya.
Ia menyarankan untuk bertanya langsung kepada yang bersangkutan dan meminta membeberkan bukti melandasi pernyataannya tersebut.
Diberitakan sebelumnya Elza mengundurkan diri lantaran merasa dirinya menjadi ancaman bagi Sony karena selama ini kerap hadir di ruang publik menyuarakan perkara ini.
“Saya merasa ada yang dibuka, ada yang dilindungi. Kemudian Krisna (kuasa hukum) bersama adik SS Kolonel Didin bagaimana cara selalu mempersulit saya dan saya tidak nyaman. Sepertinya mau saya tidak sebagai kuasanya karena takut terbuka kedoknya, mereka merasa saya berbahaya,” kata Elza kepada redaksi, Selasa 16 Juni 2026.
Oleh sebab itu ia bertekad mengurungkan niatnya membuka kasus ini secara terang, sebelum nantinya dicabut oleh pihak Sony.
“Saya melihat, mau supaya saya dicabut kuasanya. Sebelum saya dicabut, saya mundur aja. Sama aja dicabut atau mundur, yang penting saya bukan kuasanya lagi,” tegasnya.

