Jakarta (tutur.co.id) – Krisna Murti, pengacara Sony Sonjaya, mengatakan bahwa dari daftar 41 nama yang akan terseret dalam pusaran skandal tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) banyak yang berstatus orang penting. Bahkan juga muncul inisial NSD yang langsung banyak dikaitkan dengan sosok Nanik S Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.
Ditemui di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung pada Kamis 18 Juni 2026, Krisna Murti menyebutkan bahwa dari daftar 41 nama terbaru (sebelumnya hanya 26 nama) yang akan muncul dalam kasus ini, banyak orang-orang penting atau orang terkenal termasuk beberapa politikus.
“Semua orang terkenal. Ya pokoknya dari kalangan politik,” kata Krisna Murti saat didesak nama-nama orang penting yang dimaksud.
Namun yang paling menarik para wartawan tentu dengan sosok inisial NSD yang pernah juga dilontarkan Krisna Murti. Banyak yang menganggap NSD yang dimaksud tak lain adalah Nanik S Deyang, Kepala BGN yang baru yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Krisna Murti bahkan menjelaskan peran NSD dalam skandal ini.
“(NSD) Merubah-rubah yayasan. Yayasan ini namanya ini, dirubah lagi dengan Namanya ini, dirubah lagi dengan namanya ini, jadi tiga kali merubah. Kan tiga kali merubah. Nah, titik-titik itu menurut penjelasan Pak Soni tadi dalam BAP, itu adalah titik-titik yang dipunyai oleh NSD,” kata Krisna Murti.
Namun saat wartawan mencoba kembali mempertegas apakah sosok NSD yang dimaksud adalah Nanik S Deyang, pengacara Sony Sonjaya ini enggan mengamini, meski juga tak membantahnya. “Ya pokoknya NSD aja ya, titik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Krisna Murti mengatakan bahwa sosok NSD ini punya beberapa titik-titik SPPG yang tersebar di beberapa wilayah mulai dari Madiun Jawa Timu, Tapos Bogor hingga wilayah di Kuningan Jawa Barat. “Itu titik-titik yang dimiliki oleh NSD,” ujar Krisna Murti.
Saat dipertajam apakah Sony Sonjaya berharap Nanik S Deyang juga harus diperiksa dalam skandal korupsi ini, Krisna Murti mengatakan kliennya hanya menyampaikan siapa saja yang ada dalam list daftar nama itu.
“Pak Soni nggak menyampaikan minta (NSD) diperiksa atau tidak, tapi menyampaikan siapa aja. Kan kan dalam list yang 26 itu kan ada nomor urutannya. Jadi nomor urutannya itu satu NSD,” ujarnya.
Menurut Krisna Murti, para penyidik juga telah membuka percakapan WhatsApp antara Sony Sonjaya dengan NSD yang juga telah diuraikan dalam BAP. Ia juga menegaskan bahwa munculnya sosok NSD ini sudah ada sejak pertama kali daftar 26 nama muncul, bukan temuan baru.

