Jakarta (tutur.co.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dan menggali keterangan saksi-saksi yang berkaitan dengan kasus pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.
“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan,” tulis Jubir KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat 22 Mei 2026.
Dalam pengungkapan perkara ini, KPK menggali keterangan 7 orang dari berbagai perusahaan yang berkaitan dengan tindakan pemerasan yang dilakukan di lingkungan Kemnaker.
Pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan di Polda Riau yakni berinisial SE, RM, JP, JF, FB, ATA, WHL merupakan petinggi dari berbagai perusahaan.
Perlu diketahui, kasus pemerasan K3 masih terus bergulir di meja persidangan dengan terdakwa berjumlah 11 orang termasuk Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel.
Noel yang belakangan menjadi sorotan atas aksi gencar melakukan sidak terhadap beberapa perusahaan nakal, harus kehilangan simpati lantaran diduga menikmati aliran pemerasan K3 senilai Rp3 miliar dan gratifikasi kendaran roda 2 merk Ducati.

