Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
  • Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab
  • Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa
  • Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Klan Pahlavi Gagal Kembali Berkuasa, Amerika Serikat dan Israel di Ujung Tanduk

Klan Pahlavi Gagal Kembali Berkuasa, Amerika Serikat dan Israel di Ujung Tanduk

Internasional Toto Pribadi24 April 2026 / 15:51 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Prof Ikrar Nusa Bhakti dalam acara podcast Bang Don Zuper Opini (Foto: Tutur)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Pengamat politik Internasional Prof Ikrar Nusa Bhakti menyampaikan pandangannya terkait update Perang Iran. Menurut Prof Ikrar, posisi Amerika Serikat (AS) dan Israel saat ini tengah di ujung tanduk menyusul kegagalan negosiasi beberapa waktu lalu.

“Israel dan Amerika Serikat itu sudah di ujung tanduk. Kita tahu memang Israel dan Amerika Serikat itu kuat dalam persenjataan, pesawat tempur lebih banyak begitu juga teknologi perangnya. Tapi jangan lupa semangat juang Iran itu bukan main hebatnya,” kata Prof Ikrar saat menjadi bintang tamu dalam podcast Bang Don Zuper Opini.

Prof Ikrar menambahkan, Amerika Serikat dan Israel dianggap salah perhitungan saat melancarkan agresi ke wilayah Iran. Anggapan Donald Trump dan Benjamin Netanyahu bahwa Iran telah ‘selesai’ dengan tewasnya pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan petinggi lainnya ternyata salah besar.

“Mereka (AS dan Israel) kemudian cuap-cuap pemimpin kalian (Iran) itu sudah tewas saatnya mengambil alih kekuasaan Anda Kembali. Mereka pikir selesai dan memenangkan perang serta mendukung pemerintahan baru,” kata Prof Ikrar.

Prof Ikrar melanjutkan, AS dan Israel dinilainya lupa bahwa rakyat Iran itu sejatinya memandang pemerintahan Republik Islam Iran itu lebih baik dari pemerintahan di bawah Shah Reza Pahlavi. Hal itu yang membuat provokasi untuk mengembalikan Reza Pahlavi berujung kegagalan.

“Iran di bawah pemerintahan Mullah itu jauh lebih baik kondisi ekonominya dibandingkan saat Amerika Serikat masih menggunakan Shah Reza Pahlavi yang saat itu digunakan untuk mengambil minyak dan sumber daya di Iran. Jadi gak mungkin rakyat itu kemudian Kembali ke era Shah Reza Pahlavi ya,” beber Prof Ikrar.

Buat Kawan Tutur yang ingin menyaksikan percakapan seru seputar Perang Iran dengan nara sumber Prof Ikrar Nusa Bhakti dengan host Don Bosco Selamun dapat menyaksikan di Tutur TV hari ini Jumat pukul 20.00 WIB.

Baca Juga  Video: AS Ambil Sikap Tegas, Donald Trump: Iran Tidak Bisa Memeras Kami
Bang Don Super Opini headline pengamat politik Perang Iran prof ikrar nusa bhakti Reza Pahlavi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKunjungan Menteri Inggris Perkuat Kerja Sama Aviasi, Maritim dan Dekarbonisasi
Next Article Ekonomi Inggris Ikut Limbung Dampak Perang Iran

Berita Lainnya

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB

Datang ke Gedung Jampidsus, Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 / 19:18 WIB

Distribusi BBM Sumatera Utara Pulih, Antrean Menyusut dan Pasokan Aman Sentosa

17 Juli 2026 / 17:23 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Aturan Hutan di Aceh hingga Sumatra Utara

Adi P20 Januari 2026 / 22:30 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.