Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»Kinerja Keuangan BRI Tetap Kokoh, Likuiditas dan Permodalan Terjaga hingga Triwulan I 2026

Kinerja Keuangan BRI Tetap Kokoh, Likuiditas dan Permodalan Terjaga hingga Triwulan I 2026

Finance Galuh Parantri29 Mei 2026 / 15:36 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
BRI (Foto: Tutur/BRI)
BRI (Foto: Tutur/BRI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan kinerja keuangan yang solid dan resilien di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik. Hingga akhir Triwulan I 2026, perseroan mampu menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dengan tetap mengedepankan prinsip prudential banking dan manajemen risiko yang disiplin.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tutur, Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi mengungkapkan bahwa dari sisi likuiditas, BRI mencatatkan rasio likuiditas yang tetap kuat dan berada jauh di atas ketentuan regulator.

“Hingga akhir Maret 2026, loan to deposit ratio (LDR) BRI tercatat 86,7% yang menurut kami masih ideal dalam hal mengelola fungsi intermediary, tidak terlalu ketat namun juga cukup optimal untuk mendorong pertumbuhan kredit ke depan,” ujar Achmad Royadi.

Dari sisi struktur pendanaan, BRI juga menunjukkan perbaikan signifikan, khususnya dalam pengelolaan biaya dana dan komposisi dana murah. Cost of fund berbasis dana pihak ketiga berhasil ditekan dari 3,0% pada Triwulan I 2025 menjadi 2,3% pada Triwulan I 2026 atau turun sebesar 65 basis poin.

Penurunan tersebut mencerminkan efektivitas strategi perseroan dalam mengoptimalkan struktur funding, terutama melalui peningkatan porsi dana murah. Hal ini sejalan dengan kenaikan rasio CASA yang meningkat dari 65,8% pada Triwulan I 2025 menjadi 68,1% pada Triwulan I 2026.

“Yang juga penting, kami menjaga disiplin dalam pengelolaan likuiditas ini secara konsisten. Hal ini tidak hanya untuk memastikan kecukupan dana, tetapi juga berdampak langsung pada efisiensi biaya dana (cost of fund) serta kualitas struktur pendanaan yang semakin optimal,” imbuhnya.

Sementara itu, dari sisi permodalan, posisi BRI dinilai tetap sangat kuat. Hal tersebut tercermin dari Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI yang berada di level 22,90%, jauh di atas ketentuan minimum regulator bagi bank sistemik.

Baca Juga  Belanja Online Akhir Pekan Makin Hemat, BRI Tebar Promo Diskon Rp100 Ribu di Tokopedia

Dengan level permodalan tersebut, perseroan memiliki kapasitas yang cukup besar untuk mendukung ekspansi bisnis secara prudent, sekaligus menyediakan buffer yang memadai dalam menyerap berbagai potensi risiko ke depan.
Struktur permodalan yang kuat juga memberikan ruang yang fleksibel bagi BRI untuk terus mendorong pertumbuhan kredit, khususnya di segmen UMKM dan pembiayaan produktif, tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian.

“Ke depan, kami akan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan likuiditas dan ketahanan permodalan, sehingga BRI dapat terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan,” pungkas Achmad Royadi.

bank BUMN BBRI BRI CAR BRI CASA BRI kinerja keuangan BRI likuiditas BRI loan to deposit ratio permodalan BRI saham BBRI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWacana Bali Bakal Dipenuhi Gedung-gedung Tinggi
Next Article Menagih Keadilan Sosial dalam Insentif Kendaraan Listrik

Berita Lainnya

Celios: Danantara Harus Perketat Seleksi Proyek Hilirisasi Usai Bergabung dengan Forum SWF Dunia

17 Juli 2026 / 16:58 WIB

Survei BI: Aktivitas Dunia Usaha Menguat pada Triwulan II 2026, Sektor Riil Jadi Penopang Utama

17 Juli 2026 / 15:58 WIB

S&P: Danantara Berpotensi Perkuat Daya Saing BUMN dan Dongkrak Penerimaan Negara

16 Juli 2026 / 17:42 WIB

DPR: Lembaga Keuangan di PFII Tak Diawasi OJK, Pengawasan Beralih ke Dewan Pertimbangan

16 Juli 2026 / 10:07 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan BBRI, BULL, BUMI, dan TINS

16 Juli 2026 / 05:50 WIB

LPS: Penjaminan Simpanan Tak Perlu Diterapkan di Pusat Keuangan Internasional Indonesia

09 Juli 2026 / 10:30 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Trump Siapkan Angkatan Laut AS Kawal Kapal Tanker di Selat Hormuz

Kristo Suryokusumo10 Maret 2026 / 15:43 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.