Maranello (tutur.co.id) – Ferrari akhirnya memperkenalkan mobil listrik pertamanya yang diberi nama Ferrari Luce EV. Kehadiran mobil ini langsung menjadi sorotan karena desain dan konsepnya benar-benar berbeda dibanding Ferrari sebelumnya. Luce juga hadir dengan tampilan futuristis yang terasa lebih modern dan eksperimental.
Untuk mendesain mobil tanpa mesin V8 dan V12 ini, Ferrari menggandeng studio desain LoveFrom milik Jony Ive untuk mengembangkan karakter Luce EV. Hasilnya terlihat dari bentuk bodi yang aerodinamis, kabin lebih maju ke depan, serta pintu model center-opening yang jarang ditemukan di mobil produksi massal.
Mobil ini juga memiliki detail unik seperti lampu tersembunyi dan wiper yang terdapat di sisi pilar depan.
Masuk ke interior, Ferrari mencoba menjaga keseimbangan antara teknologi dan nuansa premium khas mereka. Kabinnya memakai layar OLED modern, namun tetap mempertahankan elemen klasik seperti desain cluster bergaya analog. Ferrari juga mengembalikan tombol fisik di setir, menggantikan touchpad yang sebelumnya banyak dikritik pengguna.
Ferrari Luce EV menjadi Ferrari pertama yang mampu menampung lima penumpang dengan nyaman, sementara bagasi belakang menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Ferrari. Meski lebih praktis, mobil ini tetap mempertahankan aura eksklusif dan sporty yang menjadi identitas merek tersebut.
Soal performa, Ferrari tetap tidak main-main. Luce EV memakai empat motor listrik dengan tenaga gabungan lebih dari 1.000 hp dan mampu melesat 0–100 km/jam hanya dalam 2,5 detik. Ferrari juga menciptakan sistem suara khusus yang mengambil suara asli dari motor listrik agar sensasi emosional khas Ferrari tetap terasa meski tanpa raungan mesin konvensional.
Mobil ini menggunakan baterai 122 kWh 800 volt dan dukungan fast charging hingga 350 kW. Teknologi seperti torque vectoring, suspensi aktif, dan four-wheel steering juga disematkan untuk menjaga handling tetap agresif walau bobot mobil cukup besar. Ferrari tampaknya ingin memastikan Luce EV tetap terasa seperti Ferrari sejati saat dikendarai.
Kehadiran Ferrari Luce EV menjadi langkah besar bagi industri supercar dunia. Di tengah banyak produsen mobil sport yang masih ragu masuk ke pasar EV, Ferrari justru tampil berani dengan konsep yang benar-benar baru. Kini pertanyaannya bukan lagi apakah Ferrari bisa membuat mobil listrik cepat, melainkan apakah para penggemar Ferrari siap menerima masa depan tanpa suara mesin V12 legendaris.

