Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Rumah Jampidsus Dijaga Ketat Aparat Usai Polisi Geledah Cafe de’Clan
  • Kortastipidkor Temukan Tumpukan Uang Pecahan Dollar di Cafe de’Clan
  • Astra Perkuat Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Lestarikan Tenun Ikat dan Berdayakan Perempuan
  • Cafe de’Clan di Cipete Digeledah Penyidik Kortastipidkor
  • Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan 4 Hakim ke MA
  • Tas Bright Gas Viral di Jakarta Fair 2026, Pertamina Bantu UMKM Naik Kelas
  • Kubu Nadiem Serahkan Memori Banding Lawan Vonis 10 Tahun
  • Melonjak 21,4 Persen, Menkeu Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Politik»Kasad Tanyakan Sumber Dana Film Pesta Babi, Ini Kata Dandhy Laksono

Kasad Tanyakan Sumber Dana Film Pesta Babi, Ini Kata Dandhy Laksono

Politik Ahmad Nuryaman20 Mei 2026 / 13:40 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Poster film dokumenter "Pesta Babi" di media sosial. (Foto: Tutur/Dok. @watchdoc_insta)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjutak melontarkan pertanyaan terkait sumber dana yang didapat untuk memproduksi Film Pesta Babi yang kini ramai menjadi perhatian publik.

Pertanyaan itu tentunya menyasar kepada sosok mantan jurnalis senior Dandhy Dwi Laksono yang belakangan namanya juga mulai jadi perbincangan publik berbarengan dengan polemik film yang mengangkat realita konflik pembangunan di Tanah Cenderawasih.

Dalam sebuah video singkat redaksit terima, Dandhy Dwi Laksono buka suara soal dirinya yang belakangan ini kerap dimintai tanggapan terkait pertanyaan dari Kasad.

Pria yang sukses memproduksi film dokumenter Indonesia Biru menyebut pertanyaan itu tak seharusnya dilontarkan kepadanya, sebab dana yang diperoleh bukanlah dari sumber uang publik yang harus dipertanggungjawabkan.

“Pokoknya ada. Saya berhak tuh ngomong pokoknya ada, karena saya enggak mempertanggungjawabkan pajak,” canda Dandhy Dwi Laksono.

Kata Dandhy seharusnya pertanyaan itu diarahkan kepada mereka yang berada di lingkar kekuasaan politik, dari mana sumber uang yang diperoleh untuk dapat menduduki sebuah jabatan ataupun merebut kekuasaan.

“Lebih bener kalau saya ngomong pokoknya ada Itu sah. Tapi orang justru lebih curious dengan inisiatif-inisiatif sipil seperti ini daripada dari mana sih duit capres untuk pemilu. Dari mana sih duit parpol bisa bagi-bagi sembako, bisa bikin konser gede. Dari mana sih duit jenderal-jenderal polisi dan tentara ketika dia mau promosi jabatan,” ucapnya.

Menurutnya dalam sebuah karya jurnalistik yang paling penting adalah dari mana sumber berita itu di dapat termasuk juga didalamnya sumber pendanaan. Dengan begitu publik bisa menilai apakah film tersebut termasuk karya jurnalistik yang independen atau ada kepentingan yang disisipkan.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sumber pendanaan film Pesta Babi itu jelas tercantum melalui logo-logo yang terpampang jelas. Logo itu merupakan identitas dari para donatur kolaborasi antar lembaga.

Baca Juga  Kepuasan Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran Tinggi, Harga Sembako Jadi Keluhan No 1

Dalam artian, film ini tidak dibiayai oleh satu pihak yang punya kepentingan, namun didapatkan dari hasil gotong royong untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.

“Jadi misalnya Watchdog Watchdog itu lembaga kecil, dia gak punya duit dia menyumbang dalam bentuk kamera dan kameramen, Jadi itulah urunannya dalam bentuk orang dan alat bukan dalam bentuk duit Teman-teman yang punya duit dia nyumbang transportnya. Jadi benar-benar tanpa honor,” tutupnya.

Dandhy Dwi Laksono film pesta babi headline Kasad Maruli Simanjuntak nobar film pesta babi pilihan editor
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSidang Gugatan MK Soal Anggaran MBG Masuk Pendidikan, Tabrak Sana-sini!
Next Article Video: Mengaku Sering Dapat Kritik Keras dari PDI Perjuangan, Prabowo: Pilu Hati Saya!

Berita Lainnya

Rumah Jampidsus Dijaga Ketat Aparat Usai Polisi Geledah Cafe de’Clan

08 Juli 2026 / 22:43 WIB

Kortastipidkor Temukan Tumpukan Uang Pecahan Dollar di Cafe de’Clan

08 Juli 2026 / 21:23 WIB

Cafe de’Clan di Cipete Digeledah Penyidik Kortastipidkor

08 Juli 2026 / 19:54 WIB

Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan 4 Hakim ke MA

08 Juli 2026 / 19:05 WIB

Melonjak 21,4 Persen, Menkeu Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak

08 Juli 2026 / 16:10 WIB

Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Minta Jatah Proyek 10 Persen

08 Juli 2026 / 14:05 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 Pakai Teknik Rappeling

Deba Salamah18 Januari 2026 / 20:35 WIB

Rumah Jampidsus Dijaga Ketat Aparat Usai Polisi Geledah Cafe de’Clan

08 Juli 2026 / 22:43 WIB

Kortastipidkor Temukan Tumpukan Uang Pecahan Dollar di Cafe de’Clan

08 Juli 2026 / 21:23 WIB

Astra Perkuat Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Lestarikan Tenun Ikat dan Berdayakan Perempuan

08 Juli 2026 / 20:02 WIB

Cafe de’Clan di Cipete Digeledah Penyidik Kortastipidkor

08 Juli 2026 / 19:54 WIB

Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan 4 Hakim ke MA

08 Juli 2026 / 19:05 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.