Jakarta (tutur.co.id) – Prabowo Subianto mengaku kerap merasa pilu menerima kritik keras dari anggota PDI Perjuangan (PDIP) yang berada di luar pemerintahan. Pernyataan itu disampaikan saat dirinya menghadiri rapat paripurna di DPR RI, dan menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027 di Jakarta pada (20/5/2026).
Meski demikian, Prabowo menilai kritik tersebut tetap memiliki dasar dan dapat menjadi pengingat bagi pemerintah dalam menjalankan kebijakan. Ucapannya disambut tawa peserta sidang ketika ia menceritakan pengalamannya menerima kritik dari kader PDIP, yang menurutnya menjadi bagian dari dinamika demokrasi dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
