Teheran (tutur.co.id) – Kabar baik datang dari Timur Tengah. Kabarnya Amerika Serikat (AS) dan Iran selangkah lagi akan segera menekan Nota Kesepamahan (MoU) satu halaman untuk mengakhiri perang. Benarkah?
Media di negara-negara Timur Tengah dan sekitarnya saat ini memang tengah ramai memberitakan kabar akan segera berdamainya dua musuh bebuyutan tersebut. Namun hingga saat ini belum diketahui secara detail apa saja kesepakatan-kesepakatan yang tercantum dalam MoU tersebut.
Sebelumnya, situs berita Axios dengan sumber dari pejabat-pejabat Amerika Serikat mengabarkan bahwa kesepakatan antara Teheran dan Washington telah tercapai lewat MoU tersebut. Bahkan Axios membocorkan bahawa dalam MoU itu tertuang kerangka kerja untuk negosiasi kedua negara.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintahan Donald Trump maupun dari pemeritah Iran.
Sebagai tambahan, dalam beberapa hari terakhir, Amerika Serikat memang santer mengumandangkan Freedom Project atau Proyek Kebebasan, yang bermaksud untuk melanggar gencatan senjata dengan Iran dan menyerang zona keamanan Iran di Selat Hormuz.
Namun reaksi dari Angkatan Bersenjata Republik Islam menyebabkan Washington terpaksa mundur dari posisinya dan berdalih menunda untuk sementara proyek tersebut.

