Turin (Tutur.co.id) – Juventus resmi memperpanjang kontrak pelatih Luciano Spalletti selama dua tahun hingga 2028. Keputusan ini diumumkan klub pada Jumat (9/4/2026), meski sebelumnya kontrak Spalletti dijadwalkan berakhir pada akhir musim 2025/2026.
Perpanjangan tersebut menegaskan kepercayaan manajemen terhadap pelatih berusia 67 tahun itu, yang dinilai mampu membawa dampak positif sejak awal kedatangannya. CEO Juventus, Damien Comolli, menyebut Spalletti sebagai sosok yang tepat untuk memimpin tim dalam fase perkembangan saat ini.
“Sejak Luciano bergabung dengan keluarga besar Juventus, ia langsung memberikan dampak yang sangat positif,” ujar Comolli, dikutip dari laman resmi klub.
Ia menambahkan bahwa keputusan memperpanjang kontrak diambil karena klub ingin menjaga stabilitas dan kontinuitas sebagai fondasi untuk meraih kesuksesan jangka panjang.
Spalletti sendiri baru ditunjuk sebagai pelatih Juventus pada Oktober lalu, menggantikan Igor Tudor yang diberhentikan. Saat itu, ia hanya menandatangani kontrak jangka pendek hingga akhir musim, dengan opsi perpanjangan bergantung pada capaian tim.
Meski Juventus saat ini masih berjuang menembus zona Liga Champions—berada di posisi kelima klasemen Serie A dan terpaut satu poin dari Como—klub memilih tidak menunggu hasil akhir musim untuk mengamankan jasa Spalletti.
Sejak mengambil alih tim, Spalletti mencatatkan 17 kemenangan dari 31 pertandingan di semua kompetisi. Performa tersebut dinilai cukup untuk menunjukkan arah perkembangan tim, meskipun hasil di beberapa kompetisi belum maksimal.
Juventus harus tersingkir dari Liga Champions setelah kalah dari Galatasaray pada babak play-off fase gugur. Di ajang domestik, langkah mereka juga terhenti di perempat final Piala Italia usai dikalahkan Atalanta.
Sebelum menangani Juventus, Spalletti meninggalkan posisinya sebagai pelatih Timnas Italia pada musim panas 2025. Ia mundur setelah kekalahan telak 0-3 dari Norwegia di kualifikasi Piala Dunia.

