Jakarta (tutur.co.id) – Sebanyak 9 WNI terdiri dari jurnalis dan aktivis Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumut Flotilla 2.0 tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 16.20 WIB. Mereka tiba di Tanah Air melalui terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta setelah menempuh perjalanan udara dari Istanbul Turki sejak Sabtu waktu setempat.
Kedatangan para aktivis dan jurnalis disambut oleh Menteri Luar Negeri Sugino beserta seluruh keluarga dan sahabat yang telah antusias menunggu sejak pagi di terminal kedatangan.
“Atas izin Tuhan Yang Maha Kuasa, serta upaya kita untuk berkoordinasi dan upaya negosiasi, kembalikan saudara-saudara kita dari Global Sumud Flotilla 2.0 maupun lembaga yang lain. Alhamdulillah pada sore hari ini 9 saudara-saudara kita tersebut tiba dengan selamat di Tanah Air,” kata Menteri Luar Negeri Sugiono dalam sambutannya di Terminal 3 Soekarno-Hatta, Minggu 24 Mei 2026.
Dalam kesempatannya, Sugiono menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyelamatkan para jurnalis dan aktivis, khususnya kepada negara-negara yang memberikan kemudahan dan fasilitas sehingga mereka bisa tiba di Indonesia.
“Khusus ucapan terima kasih yang kami sampaikan kepada pemerintah-pemerintah Turki, Yordania, dan Mesir yang juga telah membantu proses evakuasi, pemulangan, khususnya pemerintah Turki dan juga membantu penjemputan saudara-saudara kita ini dari titik-titik evakuasi.
Diberitakan sebelumnya sekitar 428 aktivis dan jurnalis dari 45 negara, termasuk 9 Warga Negara Indonesia melakukan perjalanan membawa misi kemanusiaan ke Palestina dari Turki menuju Gaza. Tepatnya pada 18 Mei 2026, misi mulia kemanusiaan itu dikabarkan dicegat oleh angkatan laut Israel. Mereka kemudian dibawa secara paksa ke sebuah pelabuhan dan dilakukan penahanan.

