Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Iran Ancam Buka “Medan Pertempuran Baru” jika AS Menyerang Lagi

Iran Ancam Buka “Medan Pertempuran Baru” jika AS Menyerang Lagi

Internasional Deba Salamah11 Mei 2026 / 07:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi rudal Iran untuk serangan balasan terhadap sejumlah target di Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. (ANTARA/Anadolu/py.)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran (Tutur.co.id) – Iran memperingatkan akan membuka “medan pertempuran baru” apabila Amerika Serikat dan Israel kembali melancarkan serangan militer terhadap Teheran. Pernyataan itu disampaikan juru bicara militer Iran Mohammad Akraminia di tengah meningkatnya ketegangan kawasan pascagencatan senjata sementara antara Iran dan AS.

“Jika musuh sekali lagi salah perhitungan dan memulai agresi terhadap Iran, mereka pasti akan menghadapi metode (perang) baru yang tidak terduga,” kata Akraminia seperti dikutip kantor berita Tasnim.

Menurut Akraminia, strategi baru tersebut mencakup penggunaan peralatan militer yang lebih modern, metode peperangan baru, serta perluasan area operasi militer Iran.

“Dengan kata lain, perang akan mencapai tempat-tempat yang tidak dapat diperkirakan atau diperhitungkan musuh dalam rencana mereka,” ujarnya.

Ia mengatakan selama masa gencatan senjata dengan AS, Iran terus memperkuat kemampuan pertahanan dan ofensifnya. Iran disebut melakukan pembaruan daftar target, penyesuaian pelatihan tempur, hingga pengerahan ulang kekuatan militer untuk menghadapi kemungkinan konflik lanjutan.

Pada hari yang sama, Komando Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga mengeluarkan peringatan terkait kemungkinan serangan terhadap kapal Iran di kawasan Teluk. Dalam pernyataannya di media sosial X, IRGC menegaskan Iran akan membalas setiap serangan terhadap kapal tanker maupun kapal dagang miliknya.

“Setiap agresi terhadap kapal tanker minyak dan kapal dagang Iran akan dibalas dengan serangan kuat terhadap salah satu pusat AS di kawasan dan kapal-kapal musuh,” tulis Angkatan Laut IRGC.

Ketegangan antara Iran dengan AS dan Israel meningkat sejak 28 Februari 2026 ketika Washington dan Tel Aviv melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran. Konflik sempat mereda setelah kedua pihak menyepakati gencatan senjata pada 7 April melalui mediasi Pakistan di Islamabad. Namun, perundingan lanjutan berakhir tanpa kesepakatan permanen.

Baca Juga  Iran Gelar Pemakaman Petinggi Militer, Serukan Perlawanan!

Di tengah situasi tersebut, Amerika Serikat dilaporkan mulai melakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Langkah itu memperburuk hubungan kedua negara dan meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah, termasuk keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur distribusi minyak dunia.

Sejumlah mediator internasional hingga kini masih berupaya membuka kembali jalur diplomasi guna mencegah konflik berkembang menjadi perang terbuka yang lebih luas di kawasan. 

Amerika Serikat iran israel Perang Timur Tengah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIHSG Diproyeksi Melemah, Sentimen Royalti Tambang hingga AS-Iran Bayangi Pasar
Next Article WNA Hilang Selama 2 Hari di Gunung Dukono, Tim SAR Temukan Tak Bernyawa Posisi Berpelukan

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB

IRGC Masuk Daftar Teroris, Tentara Islam Iran Kecam Parlemen Inggris

15 Juli 2026 / 19:32 WIB

Tulisan Tangan Duka Cita Presiden Prabowo atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa

15 Juli 2026 / 16:44 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Hasil Seleksi Diumumkan 22 Juni, OJK Rampungkan Fit and Proper Test Calon Direksi BEI

Gusti Tetiro18 Mei 2026 / 06:38 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.