Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Iran: 114 Situs Budaya Rusak Akibat Serangan AS-Israel

Iran: 114 Situs Budaya Rusak Akibat Serangan AS-Israel

Internasional Deba Salamah25 Maret 2026 / 01:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Markas Dirgantara Iran diserang Israel (Foto: Tutur/IranWire)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran (Tutur.co.id) – Kementerian Warisan Budaya Iran melaporkan serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel menyebabkan kerusakan signifikan terhadap situs-situs budaya dan sejarah di negara tersebut. Hingga Selasa (24/3/2026), sedikitnya 114 lokasi dilaporkan terdampak, mencakup warisan dunia, situs nasional, hingga kawasan bersejarah.

Dalam pernyataan resminya, kementerian menyebutkan bahwa data tersebut diperoleh dari hasil penilaian lapangan serta laporan para ahli. Sejumlah situs yang mengalami kerusakan meliputi 48 museum dan enam kawasan perkotaan bersejarah di berbagai kota besar, seperti Teheran, Isfahan, Sanandaj, Kermanshah, Qom, dan Khansar.

Kerusakan dilaporkan tersebar luas di berbagai wilayah. Teheran menjadi daerah dengan dampak paling besar dengan 60 kasus, disusul Isfahan sebanyak 20 kasus. Selain itu, sejumlah provinsi lain seperti Lorestan, Bushehr, Alborz, Azerbaijan Timur dan Barat, Mazandaran, hingga Khuzestan dan Fars juga dilaporkan terdampak.

Pemerintah Iran menilai penghancuran situs budaya tersebut melanggar hukum internasional, khususnya prinsip-prinsip dalam Konvensi Den Haag 1954 yang mengatur perlindungan warisan budaya dalam konflik bersenjata. Tindakan tersebut disebut sebagai ancaman serius terhadap sejarah dan peradaban manusia.

Sebagai respons, Iran mendesak organisasi internasional, termasuk UNESCO, untuk mengambil langkah yang lebih aktif dan preventif dalam melindungi warisan budaya yang terancam akibat konflik. Kementerian juga mengungkapkan telah mengirimkan sembilan surat resmi melalui jalur diplomatik kepada berbagai lembaga internasional, seperti Aliansi Warisan Budaya Asia, Dewan Museum Internasional, Dewan Monumen dan Situs Internasional, serta Organisasi Pariwisata Dunia.

“Warisan budaya Iran adalah amanah masa lalu bagi masa depan, dan perlindungannya merupakan kewajiban nasional sekaligus kemanusiaan,” demikian pernyataan kementerian.

Eskalasi konflik di kawasan meningkat sejak serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari, yang dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei. Iran kemudian merespons dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menyasar wilayah Israel serta sejumlah negara di Timur Tengah yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.

Baca Juga  Persib atau Borneo FC: Adu Kuat Siapa Lebih Berpeluang Juara Super League 2025/2026
Amerika Serikat headline iran israel Perang Situs Budaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleZinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan Latih Timnas Prancis
Next Article Messi Lampaui Rekor Gol Tendangan Bebas Pele

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kejutan Besar Grup Stellantis, Kembalikan Kejayaan Jeep hingga Peugeot

Rizky Alfiantiko28 Mei 2026 / 11:25 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.