Atlanta (Tutur.co.id) -Timnas Inggris akan menghadapi RD Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Stadium, Rabu (1/7/2026) pukul 23.00 WIB. Berstatus sebagai juara Grup L, The Three Lions menjadi favorit untuk melangkah ke babak 16 besar. Namun, RD Kongo datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah lolos sebagai tim peringkat ketiga terbaik dan siap menciptakan kejutan.
Bagi Inggris, laga ini menjadi kesempatan untuk melanjutkan perjalanan menuju gelar juara dunia. Sementara itu, RD Kongo bertekad menorehkan sejarah baru dengan melangkah lebih jauh pada penampilan terbaik mereka di ajang Piala Dunia.
Secara pengalaman, Inggris jelas lebih unggul ketimbang RD Kongo. The Three Lions sudah 17 kali lolos ke putaran final dan meraih satu gelar juara saat menjadi tuan rumah pada edisi 1966. Sementara Les Leopards baru mencicipi dua kali turnamen tersebut dan pencapaian terbaiknya mentok di fase grup.
Meski demikian, hal tersebut tidak bisa dijadikan tolok ukur. Bukan tidak mungkin RD Kongo akan membuat kejutan. Buktinya, Les Leopards dengan gaya permainan disiplinnya berhasil menahan imbang tim sebesar Portugal yang bertabur pemain bintang.
Inggris Lolos sebagai Juara Grup Meski Belum Tampil Maksimal
Skuad asuhan Thomas Tuchel menutup fase grup sebagai pemuncak Grup L, meski penampilan mereka belum sepenuhnya meyakinkan. Pada laga terakhir, Inggris mengalahkan Panama 2-0.
Setelah menjalani babak pertama yang kurang menggigit, kualitas individu para pemain akhirnya menjadi pembeda pada babak kedua. Harry Kane membuka keunggulan sebelum Jude Bellingham memastikan kemenangan melalui gol kedua.
Gol tersebut juga mengantar Kane menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia, menambah catatan istimewa dalam karier internasional sang kapten.
Meski permainan mereka belum konsisten, hasil yang diraih tetap impresif. Inggris belum terkalahkan di bawah arahan Thomas Tuchel dalam laga kompetitif dengan catatan 10 kemenangan dan satu hasil imbang dari 11 pertandingan.
Rekor tersebut menjadi modal berharga bagi The Three Lions yang masih memburu gelar Piala Dunia pertama sejak 1966.
RD Kongo Datang dengan Mental Penuh Kepercayaan Diri
RD Kongo tampil sebagai salah satu kejutan pada fase grup. Tim asuhan Sebastien Desabre berhasil lolos ke babak gugur sebagai tim peringkat ketiga terbaik setelah mengumpulkan empat poin dengan selisih gol positif.
Pada pertandingan terakhir fase grup, Leopards menunjukkan mental luar biasa saat membalikkan keadaan untuk mengalahkan Uzbekistan 3-1.
Sempat tertinggal cepat melalui gol Eldor Shomurodov, RD Kongo bangkit pada babak kedua lewat dua gol Yoane Wissa yang diselingi satu gol Fiston Mayele.
Keberhasilan tersebut mengantar RD Kongo lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya sejak tampil di Piala Dunia 1974 ketika masih menggunakan nama Zaire. Kini, mereka mengusung misi menciptakan sejarah baru dengan menyingkirkan salah satu favorit juara dunia.
Inggris Masih Diunggulkan
Secara kualitas skuad dan pengalaman di turnamen besar, Inggris tetap berada di atas angin. Kehadiran pemain-pemain seperti Harry Kane, Jude Bellingham, Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Declan Rice membuat The Three Lions memiliki banyak opsi untuk membongkar pertahanan lawan.
Di sisi lain, RD Kongo mengandalkan organisasi permainan yang disiplin serta serangan balik cepat. Mereka hanya kebobolan satu gol saat menghadapi Portugal maupun Kolombia, menunjukkan bahwa lini pertahanan mereka cukup sulit ditembus.
Meski demikian, menghadapi kualitas lini depan Inggris menjadi tantangan yang jauh lebih berat dibanding fase grup.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Inggris dipastikan kehilangan Jarell Quansah yang mengalami cedera pergelangan kaki saat menghadapi Panama. Reece James juga masih belum pulih sehingga posisi bek kanan diperkirakan akan ditempati Djed Spence.
Thomas Tuchel kemungkinan tetap mempertahankan trio Bukayo Saka, Jude Bellingham, dan Marcus Rashford untuk mendukung Harry Kane di lini depan.
Sementara itu, RD Kongo tidak memiliki masalah cedera yang berarti. Sebastien Desabre diperkirakan kembali menggunakan formasi lima bek seperti saat menghadapi Portugal dan Kolombia demi meredam agresivitas lini serang Inggris.
Yoane Wissa hampir pasti menjadi tumpuan utama di lini depan bersama Cedric Bakambu, meski Fiston Mayele juga memiliki peluang tampil sejak menit pertama setelah mencetak gol pada laga terakhir.
Prediksi Susunan Pemain
Inggris: Pickford; Spence, Konsa, Guehi, O’Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Marcus Rashford; Harry Kane.
RD Kongo: Mpasi-Nzau; Aaron Wan-Bissaka, Axel Tuanzebe, Chancel Mbemba, Steve Kapuadi, Arthur Masuaku; Samuel Moutoussamy, Noah Sadiki, Edo Kayembe; Yoane Wissa, Cedric Bakambu.
Prediksi Inggris vs RD Kongo
RD Kongo telah membuktikan bahwa mereka bukan lawan yang mudah dikalahkan. Organisasi pertahanan yang rapi dan fleksibilitas taktik membuat mereka mampu bersaing dengan tim-tim kuat sepanjang fase grup.
Namun, kualitas individu yang dimiliki Inggris diperkirakan menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Harry Kane dan Jude Bellingham hanya membutuhkan sedikit ruang untuk mengubah jalannya laga, sementara pengalaman The Three Lions di pertandingan besar menjadi nilai tambah yang sulit ditandingi.
RD Kongo diyakini mampu memberikan perlawanan sengit, tetapi Inggris diprediksi tetap memiliki kualitas yang cukup untuk mengamankan kemenangan dan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Prediksi skor: Inggris 2-0 RD Kongo.

