Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpeluang menguat pada perdagangan Selasa (17/3/2026). Sebelumnya, IHSG pada Senin (16/3/2026) ditutup melemah 114,9 poin atau 1,61% ke level 7.022,2.
Sentimen positif datang dari pergerakan pasar global. Bursa saham Asia-Pasifik menguat seiring investor mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah. Selain itu, indeks utama di Wall Street juga menguat setelah sebelumnya mengalami tekanan selama tiga pekan berturut-turut.
Di tengah kondisi tersebut, sejumlah sekuritas merilis rekomendasi saham untuk trading hari ini.
Analis dari Mandiri Sekuritas merekomendasikan saham Indo Tambangraya Megah (ITMG), Charoen Pokphand Indonesia (CPIN), dan Surya Citra Media (SCMA) dengan rekomendasi buy.
Sementara itu, BNI Sekuritas memberikan rekomendasi speculative buy pada sejumlah saham seperti Merdeka Battery Materials (MBMA), Sinergi Inti Andalan Prima (INET), Indointernet (COIN), Amman Mineral Internasional (AMMN), Bukit Uluwatu Villa (BUVA), dan Buana Lintas Lautan (BULL).
Adapun analis dari MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness pada saham Bank Central Asia (BBCA), Indika Energy (INDY), dan Solusi Sinergi Digital (SUPA). Selain itu, saham Timah (TINS) direkomendasikan speculative buy.
Investor disarankan tetap memperhatikan level support, resistance, serta batas stop loss untuk meminimalkan risiko di tengah volatilitas pasar.

