Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak sideways pada perdagangan Selasa (17/3/2026). Pada penutupan Senin (16/3/2026), IHSG melemah 1,61% ke level 7.022 dengan aksi beli bersih asing sekitar Rp177 miliar.
Analis dari BRI Danareksa Sekuritas menilai pelemahan terjadi di awal sesi perdagangan, namun mulai membaik menjelang penutupan seiring penguatan saham sektor emas seperti J Resources Asia Pasifik (PSAB), Archi Indonesia (ARCI), dan Aman Agrindo (EMAS).
“Untuk perdagangan Selasa (17/3/2026), IHSG diperkirakan bergerak sideways dengan support di 7.000 dan resistance di 7.100,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.
Sentimen pasar masih dipengaruhi kekhawatiran konflik di Timur Tengah serta sikap wait and see investor menjelang libur panjang. Investor juga mencermati keputusan suku bunga Bank Indonesia yang diperkirakan tetap di level 4,75%.
Secara global, indeks di Dow Jones Industrial Average menguat 0,83% ke 46.946,4, diikuti S&P 500 yang naik 1,01% ke 6.699,3 serta Nasdaq Composite yang menguat 1,22% ke 22.374,1.
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk trading, yaitu Triputra Agro Persada (TAPG), Archi Indonesia (ARCI), dan Bukalapak (BUKA).
Sementara itu, analis dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menilai IHSG saat ini berada pada kondisi extremely oversold berdasarkan indikator RSI, sehingga potensi penurunan diperkirakan terbatas.

