Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Diprediksi Konsolidasi di 6.900-7.050, Sentimen Konflik AS-Iran Masih Bayangi Pasar

IHSG Diprediksi Konsolidasi di 6.900-7.050, Sentimen Konflik AS-Iran Masih Bayangi Pasar

Market Gusti Tetiro08 April 2026 / 07:38 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). (Foto:Tutur/ANTARA Asprilla Dwi Adha/tom)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan bergerak terbatas alias konsolidasi pada kisaran 6.900 hingga 7.050 dalam perdagangan Rabu (8/4/2026).

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,26% ke level 6.971 pada perdagangan Selasa (7/4/2026), setelah sempat bergerak fluktuatif di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.

Tekanan pasar dipicu oleh perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran, khususnya menjelang tenggat waktu yang ditetapkan oleh Donald Trump terkait pembukaan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Ketidakpastian mengenai potensi gencatan senjata antara kedua negara juga menjadi sentimen negatif bagi pelaku pasar. Meski demikian, aksi bargain hunting sempat terjadi pada sejumlah saham yang dinilai sudah mengalami koreksi cukup dalam.

Secara sektoral, saham industri mencatat pelemahan terbesar hingga 2,63%. Sebaliknya, sektor infrastruktur justru mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 0,76%.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah turut tertekan. Rupiah melemah 0,42% ke level Rp17.105 per dolar AS di pasar spot, seiring penguatan indeks dolar AS serta meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek ekonomi domestik.

Pergerakan bursa Asia pada Selasa juga terpantau variatif, dengan investor global mencermati dinamika konflik AS-Iran. Sementara itu, indeks futures di bursa Wall Street cenderung melemah seiring meningkatnya tensi geopolitik.

Analis Phintraco Sekuritas menjelaskan, secara teknikal indikator Stochastic RSI mulai mendekati area overbought, namun histogram positif MACD masih berlanjut.

“Sehingga diperkirakan IHSG masih akan berkonsolidasi pada kisaran 6.900-7.050,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Di tengah dinamika pasar, Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan pembenahan infrastruktur perdagangan guna meningkatkan kualitas transaksi di pasar modal.

BEI optimistis evaluasi sistem perdagangan dengan skema Full Call Auction (FCA) dapat diselesaikan pada kuartal II 2026. Evaluasi ini menjadi bagian dari reformasi menyeluruh pasar modal Indonesia.

Baca Juga  Prabowo Kumpulkan 800 Pejabat di Istana, Klaim Pemerintah Sukses

Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang berpotensi menarik untuk trading, yakni ESSA, AKRA, BRPT, CPIN, dan JPFA.

headline IHSG hari ini Phintraco Sekuritas prediksi IHSG saham rekomendasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIHSG Bergejolak Imbas Konflik Global, Danantara Tetap Agresif Berburu Saham
Next Article Lokasi Layanan SIM Keliling 8 April 2026

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Kenali Jenis Sakit Kepala pada Perempuan

Galuh Parantri04 Mei 2026 / 12:31 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.