Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Febrie Tidak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Dibayangi Perang AS–Iran, Sektor Energi dan Emas Berpeluang Menguat

IHSG Dibayangi Perang AS–Iran, Sektor Energi dan Emas Berpeluang Menguat

Market Gusti Tetiro02 Maret 2026 / 06:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Pasar saham domestik memasuki pekan ini dengan bayang-bayang ketidakpastian global. Eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dinilai berpotensi menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap risiko geopolitik dan lonjakan harga energi.

Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang resistance 8.300, pivot 8.200, dan support 8.100. Tekanan eksternal diperkirakan masih dominan, terutama setelah indeks-indeks Wall Street ditutup melemah pada Jumat (27/2/2026) menyusul rilis data Producer Price Index (PPI) AS yang lebih tinggi dari perkiraan.

Data tersebut memicu kekhawatiran bahwa tekanan inflasi di AS belum sepenuhnya mereda, sehingga membuka ruang kebijakan moneter ketat lebih lama. Di saat bersamaan, sentimen terhadap sektor AI dan kredit swasta turut menambah tekanan di pasar global.

 

Geopolitik Jadi Penentu Arah

Situasi semakin kompleks setelah AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu (28/2). Kekhawatiran akan perang terbuka yang lebih luas membuat investor global cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko dan beralih ke instrumen safe haven.

Phintraco menilai, dampak konflik ini terhadap IHSG sangat bergantung pada durasi dan eskalasinya. Jika konflik berlarut dan memicu gangguan pasokan energi global, tekanan terhadap pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, bisa meningkat.

Namun di balik tekanan tersebut, terdapat peluang. Sektor energi dan emas diperkirakan menjadi pihak yang diuntungkan apabila harga komoditas terdorong naik.

 

Level Kritis 8.100

Secara teknikal, level 8.100 menjadi area krusial. Jika tertembus, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi ke rentang 7.800–8.000. Sebaliknya, peluang rebound tetap terbuka apabila sentimen global mereda dan data domestik menunjukkan ketahanan.

Sejumlah indikator ekonomi dalam negeri yang akan dirilis pekan ini—mulai dari PMI manufaktur, neraca perdagangan, inflasi, hingga cadangan devisa—akan menjadi penopang penting arah indeks.

Baca Juga  Hari Pertama WFH, Ternyata Masih Banyak yang Ngantor

Selain itu, penurunan tarif dalam kesepakatan dagang dengan AS dari 19 persen menjadi 15 persen dinilai berpotensi menjadi katalis positif bagi saham berbasis ekspor.

 

Enam Saham Pilihan

Dalam kondisi pasar yang fluktuatif, Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham yang dinilai menarik untuk dicermati: PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)

Saham berbasis komoditas dan energi dinilai berpotensi mendapat sentimen positif dari kenaikan harga global, sementara saham konsumsi dan logistik dapat mencerminkan ketahanan permintaan domestik.

Di tengah ketidakpastian global, pelaku pasar dituntut lebih selektif dan disiplin dalam mengelola risiko. Arah IHSG pekan ini tak hanya ditentukan faktor teknikal, tetapi juga dinamika geopolitik dan rilis data ekonomi global.

Dampak perang AS Iran headline IHSG pekan ini Rekomendasi saham Phintraco Saham energi dan emas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKonflik Timur Tengah Picu Risiko Tekanan Rupiah, Ekonom Ingatkan Potensi Capital Outflow
Next Article Guardiola Kecam Cemooh Suporter Leeds Saat Jeda Buka Puasa

Berita Lainnya

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Hilal di Bawah Ufuk, Cecep: Secara Teoretis Mustahil Terlihat

Toto Pribadi17 Februari 2026 / 17:56 WIB

Febrie Tidak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.