Jakarta (tutur.co.id) — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu (21/4/2026) diproyeksikan bergerak dalam rentang 7.500–7.700 dengan kecenderungan rebound, seiring peluang penguatan teknikal yang mulai terbuka.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan bahwa peluang penguatan indeks akan terbuka apabila IHSG mampu bertahan di atas level support penting di 7.500. Level tersebut dinilai sebagai area gap krusial yang menjadi pijakan untuk melanjutkan penguatan.
“Potensi rebound indeks terbuka, jika harga mampu bertahan di atas area gap sebagai support di 7.500, sehingga terbuka peluang menuju resistance selanjutnya 7.700,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya, Rabu (21/4/2026).
Sentimen pasar masih akan dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya menjelang berakhirnya masa gencatan senjata. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diproyeksikan mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75%.
Dari eksternal, pelemahan indeks di Wall Street turut menjadi perhatian. Indeks Dow Jones tercatat melemah 0,59% pada perdagangan sebelumnya, yang turut menekan sentimen global.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 34,73 poin atau 0,46% ke level 7.550. Meskipun demikian, investor asing masih mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp473,92 miliar.
Pelemahan indeks salah satunya dipicu oleh pengumuman dari MSCI yang masih membekukan rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Mei 2026. Selain itu, sejumlah saham dengan kategori High Shareholding Concentration (HSC) seperti BREN dan DSSA juga dihapus dari indeks.
Kendati demikian, pasar tetap mencatat sejumlah saham yang mengalami lonjakan signifikan hingga menyentuh auto reject atas (ARA). Hal ini menunjukkan minat spekulatif investor masih cukup tinggi di tengah volatilitas pasar.
Dalam kondisi tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham yang layak dicermati investor, yakni:
HUMI dengan target harga Rp224–236
RATU dengan target harga Rp7.100–7.500
BNBR dengan target harga Rp240–250
“Pergerakan indeks juga akan mencermati perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah dan keputusan RDG Bank Indonesia yang diproyeksikan tetap mempertahankan suku bunga,” tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Dengan berbagai sentimen tersebut, IHSG diperkirakan masih bergerak terbatas namun berpotensi menguat apabila mampu menjaga level support kunci.

